SUDAH SERING DIRAZIA, PENAMBANG MEMBANDEL

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Permasalahan Tambang illegal dikawasan Hutan Konservasi Taman Hutan Raya, di Desa Teru, Kecamatan Simpangkatis, menuai tanggapan dari Kepolisian Resort Bangka Tengah.

Bacaan Lainnya

Menurut Kabag Ops Polres Bangka Tengah, KOMPOL Nursamsi, seizin Kapolres Bangka Tengah, AKBP Frenky Yushandy SIK, bahwa sejatinya di dua titik rawan penambangan liar tersebut, sudah dua kali dilakukan razia besar-besaran.

” Kita sudah dua kali lakukan tindakan tegas terkait penambang di Hutan Konservasi Desa Teru,” katanya, Jumat sore, 21/04/2017, via sambungan seluler.

Razia skala besar yang melibatkan Dinas Lingkungan Hidup Sub. Bidang Kehutanan Kabupaten Bangka Tengah, Satpol PP Kabupaten Bangka Tengah ini, dilakukan per 09/02 dan 07/03. Dan berhasil menyita 6 unit mesin TI jenis darat, 2 mesin Robin, berbagai jenis selang ukuran diameter besar, sakan TI dan sisa mesin lainnya terpaksa dimusnahkan di lokasi, sebagai tindakan efek jera bagi penambang.

” Kita bakar di tempat beberapa mesin lainnya, agar mereka jera,” kata Nursamsi.

Informasi terakhir yang berhasil dihimpun oleh media ini menyebutkan, bahwa ada oknum aparat tertentu sehingga para penambang berani lagi masuk ke wilayah terlarang. ( LH )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan