SURAT TANAH PEMKOT DISIMPAN DIRUMAH ANDI ROZANO

  • Whatsapp

syafarudin-s-sos

KABARBANGKA.COM — Mengenai keberadaan dokumen aset surat Tanah milik Pemkot Pangkalpinang, diduga disimpan dirumah pribadi Mantan Camat Bukit Intan Andi Rozano, yang hingga kini masih menjalani masa tanahan di Rutan Tua Tunu, Pangkapinang.

Bacaan Lainnya

Kepala DPPKAD Kota Pangkalpinang, Yunan Helmi, melalui Kabid Aset Syafaruddin, membenarkan bahwa dukumen aset Pemerintah Kota Pangkalpinang yaitu, berupa surat tanah, diduga saat ini berada di tangan mantan Camat Bukit Intan tersebut.

” kami sudah pernah melakukan pencarian surat tanah aset Pemkot, tepatnya yaitu surat lahan tanah yang di Kelurahan Air Mawar. Dengan cara berkomunikasi, serta meminta ijin dengan kepala Lembaga Pemasyarakatan ( LAPAS ) Tua Tunu, untuk membawa Andi Rozano kerumah tempat tinggalnya, yang mana menurut dari mantan Camat Bukit Intan ini, surat tersebut di simpan di kediamannya. Namun ketika di lakukan pencarian oleh Andi Rozano sendiri, surat itu pun tidak ditemukanya. Sangat disayangkan juga ketika tim dari aset DPPKAD yang berniat ingin membantu tidak diperbolehkan oleh Andi Rozano,” ungkap Syafaruddin diruang kerjanya, Rabu (07/09/2016) pagi.

Awal mula surat tanah Pemkot tersebut, di zamannya Lurah pak Saleh, dan Camatnya sendiri masih Pak Andi Rozano.

Syafaruddin. S.S ” Surat tanah Kelurahan Air Mawar Kecamatan Bukit Intan, masih di jamanya kepemimpinan Lurahnya Pak Saleh dan Camatnnya sendiri di jabati oleh Andi Rojano ”

Kepada harian ini syafaruddin juga mengakui bahwa Pemkot sudah kecolongan, mengenai surat aslinya. Tetapi kita tetap akan berusaha menemukan surat tersebut.

” Untuk surat – surat awalnya sudah ada, peta lokasi dari BLH nya juga sudah ada. Untuk surat tanah asli yang di keluarkan oleh camat bukit intan itu sendiri yang belum ada, kita akan tetap berusaha semaksimal mungkin untuk meyelusuri keberadaan surat tersebut. Apabila tidak ditemukan juga sesuai dengan aturan yang ada, pihak Pemkot akan membuat surat yang baru.” ujar Syafaruddin.

Permasalahan Plang pemberitahuan Status kepemilikkan Tanah Pemkot, memang di daerah Kelurahan Air Mawar belum dipasang untuk Plang yang baru.

” Mengingat dengan keterbatasanya anggaran untuk pembuatan Plang Pemberitahuan tersebut. Sehingga Daerah itu belum dipasang. Kalau ada anggarannya di Tahun depan, kami akan berupaya memasang Plangnya, agar supaya masalah ini tidak berlarut-larut lamaya,” harap Syafaruddin. ( Robi )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan