Tersangka Pembunuh Ayu Tiba di Polres Pangkalpinang, Terungkap Sadisnya Pelaku Habisi Korban

  • Whatsapp
(Atas) Tersangka Abdullah Yahya tiba di Bandara Depati Amir Pangkalpinang. (Bawah) Tersangka Abdullah Yahya tiba di Polres Pangkalpinang

PANGKALPINANG — Abdullah Yahya (31), tersangka pelaku pembunuhan terhadap Ayu (korban), driver Ojol di sebuah penginapan di Pangkalpinang belum lama ini, dikabarkan sudah tiba di Polres Pangkalpinang pada Sabtu (21/11) siang.

Kapolres Pangkalpinang melalui Kabag Ops AKP Johan Wahyudi, membenarkan kabar tersebut.

“Benar, tadi siang sekitar jam 12, tersangka bersama Tim Reskrim sudah tiba di Bandara Depati Amir Pangkalpinang. Selanjutnya tersangka dibawa ke Polres Pangkalpinang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Johan Wahyudi via sambungan ponselnya, Sabtu.

Namun untuk press release kasusnya, belum bisa dilaksanakan hari ini, karena penyidik masih perlu melengkapi administrasi penyidikan.

“Untuk press releasenya belum bisa hari ini, karena tersangka masih perlu dimintai keterangan lebih lanjut, dan penyidik harus melengkapi lagi administrasi penyidikan. Kedua kakinya juga luka tembak, itu harus diobati dulu, baru lanjut diperiksa,” jelasnya.

Pertimbangan lainnya kasus itu belum diekpose, lanjut Johan Wahyudi, barang bukti berupa motor Honda Beat milik korban juga masih berada di Sumsel. Rencananya, motor itu akan dikirim ke Pangkalpinang menggunakan jasa ekspedisi.

“Lagian, BB motor korban juga masih di sana (Sumsel). Rencana dikirim ke sini lewat jasa ekspedisi, diperkirakan sampai di Pangkalpinang sekitar besok (Minggu) sore atau Senin. Setelah semua lengkap, Mindik lengkap, BB sudah ada, baru kita ekspose serentak. Nanti semua kawan-kawan wartawan kami undang,” bebernya.

Masih kata Johan Wahyudi, sementara tersangka diamankan di Rutan Polres Pangkalpinang, untuk keperluan proses penyidikan lebih lanjut.

“Untuk keperluan proses penyidikan, tersangka sudah diamankan di Polres Pangkalpinang,” kata dia.

Disinggung tentang foto dan identitas Abdullah Yahya yang beredar di Medsos sejak kejadian, AKP Johan Wahyudi menyatakan ada kecocokan.

“Iya, ada kecocokan. Memang itu (Abdullah Yahya) tersangka pelakunya,” demikian Kabag Ops.

Pembunuhan Ayu Tergolong Sadis

Mengutip media siber bangkapos.com, tim penyidik Satreskrim Polres Pangkalpinang, memastikan identitas tersangka pelaku pembunuhan Ayu, jasad perempuan yang ditemukan membusuk dalam karung di belakang Penginapan Dewi Resident II, Kacangpedang, Kota Pangkalpinang, Sabtu (14/11/2020) lalu.

Upaya ungkap kasus itu mulai membuahkan titik terang, setelah tim penyidik melakukan olah tempat kejadian perkara.

Pelakunya diduga bernama Abdullah Yahya (31), warga Kabupaten OKI, Sumatera Selatan.

Pelaku diduga sengaja membunuh korban. Setelah korban dibunuh, pelaku memasukkan jasad korban kedalam karung.

“Itu diperkirakan terjadi, Hari Selasa (10/11), diperkirakan dari hasil autopsi. Dari hasil autopsi korban, adanya kekerasan beberapa rusuk korban patah. Korban dalam keadaan tersekap. Artinya korban yang memakai jilbab, sehingga lilitan jilbab itu masih melekat,” ungkap Kapolres Pangkalpinang melalui Kasat Reskrim AKP Adi Putra, Kamis (19/11).

Menurut Adi, diperkirakan setelah korban disekap, korban juga diinjak oleh pelaku di dalam kamar, hingga akhirnya korban meninggal dunia.

Setelah itu, pelaku diduga langsung ke belakang mencari karung, dan memasukan jasad korban ke dalam karung.

Dugaan ini diperkuat oleh keterangan para saksi, karena para saksi melihat pelaku masuk ke kamar bersama korban.

“Para saksi juga melihat pelaku mengambil karung dan ditunjukan kepada saksi bahwa benar karung tersebut yang diambil pelaku,” jelasnya.

Masih kata Adi, saksi juga melihat pelaku membakar dokumen pribadi beserta dompet korban, guna menghilangkan jejak.

“Setelah itu pelaku melarikan diri meninggalkan Kota Pangkalpinang,” kata Adi.

Mendapat bukti dan saksi yang jelas, penyidik Satreskrim Polres Pangkalpinang menetapkan seorang tersangka, yang diduga merupakan pelaku pembunuhan Ayu (29), warga Kerabut, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang .

“Pelaku yang dijadikan daftar pencarian orang, bernama Abdullah Yahya (31), warga Desa Kuta Raya, Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Komering Ilir, Sumatera Selatan,” beber Adi.

Pelaku juga sudah mengambil sepeda motor milik korban, yaitu Motor Honda Beat Pop warna hitam list kuning Nomor Polisi BN 4578 PC. Motor ini dipastikan  dirampas oleh pelaku.

“Motor tersebut ditemukan di luar Pulau Bangka, sedangkan pelaku sudah berada di OKI,” katanya.

Mendapatkan informasi tersebut, pihak kepolisian membuat dua tim. Tim 1 dipimpin KBO Reskrim Polres Pangkalpinang, Ipda Imam  Satriawan, dan Ketua Tim Aipda Rudi Kyai.

Sedangkan Tim 2 langsung dipimpin Kasat Reskrim AKP Adi Putra, melakukan penyisiran di wilayah Bangka Belitung, untuk mengetahui jejak yang tertinggal.

“Kami sudah mencari pelaku dari tanggal kejadian, Sabtu (14/11) hingga hari ini, Kamis (19/11). Tim Naga Polres Pangkalpinang bekerjasama dengan Tim Jatanras Polda Sumsel dan Buser Polres OKI, membuat tim gabungan, melacak keberadaan pelaku,” kata dia. . 

Tujuan membuat tim gabungan, lanjutnya Adi, karena Tim Naga tidak tahu daerah tersebut (OKI, Sumsel) dan tidak mudah melacak pelaku.

Lokasi pelaku sudah diketahui setelah, melakukan berbagai cara dan upaya. Polisi mendapatkan titik terang, pelaku sudah bergeser dari Kabupaten Komering Ilir (OKI).

“Jadi pelaku sudah keluar dari OKI, tim juga sudah mengamankan motor korban, yang dibawa pelaku. Setelah pelaku melakukan pembunuhan terhadap korban, siang harinya satu hari setelah kejadian melakukan pembunuhan, pelaku sudah ada di OKI,” katanya.

Polisi memastikan motor korban telah digadaikan pelaku kepada pihak lain seharga Rp 3 juta. Rencananya pelaku akan pergi ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung, dan melanjutkan ke Pulau Jawa, itu informasi kami dapatkan setelah mengamankan barang bukti berupa motor,” jelasnya.

Menurut Adi Putra, sebelum pelaku bergeser ke ke Pelabuhan Bakauheni, Kapolres Pangkalpinang sudah berkoordinasi ke semua pihak, guna memblokir jalur tersebut. 

Maka ada satu tempat, yang diduga tempat pelaku bersembunyi, dan sudah dikepung.

“Mudah-mudahan kami mendapat pelaku, dan besok saya yang akan berangkat untuk menyisir tempat tersebut. Kami sudah diperintahkan oleh Kapolda Babel, Dirkrimum, Kapolres. Tim kami tidak akan pulang sebelum kami mendapatkan pelaku itu, hidup ataupun mati,” geram Adi. (Romlan)

Pos terkait