TI INI DIDUGA MENAMBANG TIMAH DIHUTAN LINDUNG

  • Whatsapp

131220101409 141220101418_1

KABARBANGKA.COM — Tambang Inkonvensional (TI) yang diduga ilegal, ditemukan beroperasi dilokasi di Taman Hutan Raya (TAHURA) Emas, tepatnya dibawah kaki Bukit Tenggiling atau Bukit Mangkol, Desa Air Mesu, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah. TI itu dikabarkan milik Atw, warga Kampung Jeruk, Desa Air Mesu.

Bacaan Lainnya

Dijalan yang mengarah kelokasi tambang itu, tampak ada terpasang papan Plang bertulisan ‘KAWASAN HUTAN NEGARA GUNUNG MANGKOL’,¬† dari Dinas Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (BABEL).

Didampingi warga setempat, wartawan media ini memantau langsung dilokasi tambang yang diduga milik Atw tersebut, Sabtu (17/09/2016) sekitar Pukul 11.45 WIB siang. Menurut keterangan dari masyarakat setempat, membenarkan adanya aktivitas TI yang menambang timah diduga masih termasuk di Kawasan Hutan Lindung.

” Memang ada aktivitas TI illegal di Hutan Lindung, keberadan lokasinya tidak jauh di bawah kaki Bukit Tenggiling dan Bukit Mangkol. Kami pun warga disini juga mengetahui, lokasi TI itu dibuka dengan menggunakan alat berat jenis PC,” ungkap warga yang enggan namanya ditulis.

Masyarakat setempat berharap kepada Pemerintah, Kepolisian dan TNI, untuk segera menindak tegas dan menangkap bos pemilik TI tersebut.

” Agar Keadaan Hutan Lindung tidak semakin rusak parah, kami masyarakat berharap kepada aparatur penegak hukum yang terkait, serta kepada pemerintah, untuk segera bertindak¬† cepat menghentikan aktivitas TI illegal tersebut, kalau bisa tangkap pemilik TI itu,” katanya.

Sesampainya dilokasi tambang ilegal tersebut, memang benar tampak alat berat jenis Excavator (PC) Merk HITACHI warna Orange, sedang beroperasi dilokasi itu. Wartawan media ini langsung menghampiri Ari, warga Desa Jelutung, Kecamatan Namang, yang disebut-sebut sebagai pengawas pekerja TI dilapangan.

Ari menjelaskan banyak hal Tentang keberadaan TI milik Ataw yang diawasinya itu. Namun Ari mengaku tidak mengetahui bahwa lokasi TI bosnya itu berada di Kawasan Hutan Lindung.

” Disini saya bekerja selaku pengawas pekerja TI milik bos saya yang bernama Atw. Untuk pekerja kita ditambang ini ada belasan orang, yang berasal dari daerah Flores. Kita pun baru beroperasi belum sebulan. Masalah lahan tambang milik bos saya ini apakah Hutan Lindung atau tidaknya? Saya tidak tahu sama sekali. Saya hanya disuruh bos saya untuk mengawasi pekerja tambangan disini saja. Kalau untuk masalah lain, itu urusan bos saya (Atw),” jelas Ari.

Dikonfirmasi terpisah, DIRKRIMSUS Polda Babel KOMBESPOL Pipit Rismanto mengatakan, akan mengecek kebenaran informasi adanya tambang ilegal di Kawasan Hutan Lindung tersebut.

“Nanti kita akan cek kebenaran informasi itu,” kata KOMBESPOL Pipit Rismanto, yang dikonfirmasi Tim Redaksi media ini via sambungan ponselnya, Minggu (18/09/2016) malam.

Sementara Atw, terduga pemilik tambang yang diduga beroperasi di Kawasan Hutan Lindung tersebut, hingga berita ini dirilis masih diupayakan konfirmasinya. (Robi / Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan