Tiga Ponton Dan Belasan Penambang Diamankan

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Tim gabungan dari Polres Bangka Tengah, Polsek Koba, dan Dinas Satpol PP Bateng kembali menertibkan TI Rajuk di Kolong Merbuk, Kenari, dan Pungguk, yang merupakan lokasi eks tambang PT KOBATIN, Senin (04/09/2017). Penertiban berlangsung aman, tanpa ada perlawanan dari penambang.

Bacaan Lainnya

Dilokasi Kolong Kenari, petugas gabungan mengamankan tiga ponton dan mesin Dompeng yang di pergunakan untuk menambang. Tidak hanya itu, sejumlah peralatan menambang dan belasan pekerja tambangpun turut diamankan.

“Dari Kolong Kenari kita amankan tiga ponton yang sedang beroperasi, dan semua barang bukti berupa mesin dan para pekerjanya kita amankan di Polsek Koba,” ungkap Kapolres Bangka Tengah AKBP Frenky Yusandhi, melalui Kabag Ops Kompol Nur Samsi dilokasi razia.

Selanjutnya Nur Samsi juga mengatakan, jika terbukti para penambang akan dijerat dengan Pasal 158 Undang-undang RI Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral Dan Batubara (Minerba).

“Ponton-ponton tersebut diduga milik Agus dan John, jika terbukti mereka akan di jerat dengan Pasal 158 Undang-undang Minerba Nomor 4 Tahun 2009” terangnya.

Berikut kutipan Pasal 158 Undang-undang RI Nomor 4 Tahun 2009:
“Setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa IUP, IPR atau IUPK sebagaimana dimaksud dalam Pasal 37, Pasal 40 ayat (3), Pasal 48, Pasal 67 ayat (1), Pasal 74 ayat (1) atau ayat (5) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah)”

“Dalam kegiatan tersebut kita turunkan dua belas anggota Polsek, sepuluh anggota Shabara Polres dan belasan orang anggota Satpol PP Kecamatan. Dari Kolong Kenari kita amankan juga beberapa mesin yang di pergunakan untuk menambang. Penertiban ini akan kita lanjutkan ke Merbuk “timpal Kapolsek Koba AKP Ricky Dwiraya Putra. (Yan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan