TIM GABUNGAN POLRES PANGKALPINANG BERHASIL RINGKUS PELAKU PEMBUNUHAN ACHAN DI BANTEN

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM –Tim gabungan dari Sat Reskrim dan Sat Intelkam Polres Pangkalpinang, berhasil meringkus Taufik, tersangka pelaku Tindak Pidana Pembunuhan atas nama Korban Hocin alias Achan yang terjadi Beberapa waktu yang lalu.

Bacaan Lainnya

Penangkapan ini bermula saat Tim Gabungan dari Polres Pangkalpinang mendapatkan informasi, bahwa pelaku pembunuhan diduga melarikan diri dan bersembunyi di Propinsi Banten.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, kemudian tim langsung berangkat ke Serang, Banten. Alhasil usaha yang dilakukan aparat tidak sia-sia, sampai disana tim berhasil meringkus tersangka.

Hal tersebut di sampaikan oleh Kapolres pangkalpinang, AKBP Heru Budi Prasetyo, dalam konfrensi pers di Mapolres Pangkalpinang, Kamis(29/12).

Dikatakannya, motif pelaku melakukan aksinya di dasari rasa sakit hati kepada korban, karena Korban sering meminta pelaku membayarkan hutangya, namun pada saat itu pelaku belum mempunyai uang untuk membayar. Kemudian setelah itu, korban mulai mengelurkan kata kata yang menyinggung hati pelaku.

” Setelah mendengar makian korban sontak pelaku emosi dan langsung memukul tengkuk korban, kemudian terjadilah perkelahian antara pelaku dan korban,” jelasnya.

Lebih lanjut Heru menjelaskan, setelah perkelaihan terjadi pelaku langsung menikam korban dengan pisau dan mengenai dagu korban sehingga korban terjatuh. Melihat korban terjatuh pelaku langsung mencoba melarikan diri, akan tetapi korban memegang kaki kanan pelaku sehingga membuat pelaku panik dan emosi.

” Selanjutnya pelaku langsung mengambil batu yang terletak dekat lemari lorong tengah rumah korban, Kemudian pelaku langsung memukul bagian kepala korban sebanyak satu kali,Sehingga Korban tidak sadarkan diri dan langsung di serer pelaku kedalam kamar, Kemudian pelaku langsung mengambil uang korban sebesar Rp. 10.532.000,- dan Rokok Surya 16 serta sampoerna mild yang berada dikamar, selanjutnya pelaku langsung mengunci pintu kamar dan melarikan diri menggunakan sepeda motor jailing,” tandasnya.

Mantan Kasubdit Gakkum Dit Polairda Babel ini juga menyebutkan, Adapun barang bukti yang berhasil di amankan berupa Batu, Helm warna kuning, Rokok surya 16, rokok sampoerna, Handuk , Koran Baju Korban dan celana Korban.

” Atas Perbuatannya pelaku akan dikenakan pasal 338 KUHP dan pasal 365 ayat(3) KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara,” Pungkasnya. (3K0)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan