Timgab Kembali Razia TI Rajuk Di Daerah Aliran Sungai

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Tim Babungan (Timgab) yang terdiri dari Polres Bangka, Polsek Merawang, Koramil Merawang, Sat Pol PP Kabupaten Bangka kembali melakukan penertiban aktivitas penambangan ilegal di kawasan Sungai Batu Rusa Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka, Selasa (24/01/2017) siang.

Bacaan Lainnya

Timgab yang di pimpin langsung Kabag Ops Polres Bangka Kompol Sophian, awalnya mulai menyisir kawasan Sungai Baturusa dengan menggunakan Ruber Boat milik Sat Pol Air Polres Bangka, namun tim gabungan saat itu tidak menemukan penambang yang beroperasi di kawasan Sungai Baturusa seperti yang dilaporkan warga, diduga sebelumnya razia tersebut telah diketahui para penambang.

Tampak sampai di situ saja, petrugas pun kembali menyisir kawasan Sungai Pelaben Desa Batu Rusa Kecamatan Merawang, disini petugas menemukan beberapa unit ponton yang beroperasi dekat dari fasilitas umum, seperti Jembatan dan jalan, bahkan menurut warga setempat, para penambang ini nekad melakukan aktivitasnya pada malam hari.

Namun saat petugas hendak melakukan pembongkaran terhadap ponton tambang, para pemilik tambang ini pun satu persatu tiba di lokasi dan meminta kepada petugas agar mereka membongkar ponton milik mereka masing-masing.

Para penambang ini pun tampak menyanggupi menghentikan aktivitas penambangan mereka, bahkan membongkar peralatan tambang milik mereka saat itu juga.

“ tolong pak jangan di bakar atau di bongkar, biar kita yang bongkar sendiri, kita nggak bakal nambang di sini lagi,” ujar para pemilik tambang.

“ kalian saya kasih waktu hari ini juga, kalian harus bongkar Ponton TI kalian ini, sore ini Selasa (24/1), saya cek lagi dan tidak ada satu ponton TI yang masih di sini, saya dengan pak Danramil sudah sering menghimbau kepada bapak-bapak agar tidak menambang disini lagi, pokonya hari ini saya tunggu, kalian bongkar lah sendiri, kalau tidak sanggung, biar kita yang bongkar,” Ujar Kapolsek Merawang AKP. Fahrudin kepada para pemilik tambang.

Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana SIK melalui Kabag Ops Polres Bangka Kompol Sophian usai melakukan penertiban kepada wartawan mengatakan, sebelumnya pihaknya telah kerap melakukan penertiban terhadap penambngan ilegal di kawasan tersebut, namun para penambang ini di nilai selalu membandel dan kerap melakukan aktiitas pada malam hari. dikatakan sophian, jika para penambang ini tidak membongkar peralatan tambang tersebut, pihaknya akan melakukan pembongkaran secara paksa peralatan tambang tersebut.

“ jadi sebelumnya pihak Polsek Merawang dan Koramil sudah menghimbau kepada para penambang ini, agar tidak lagi melakukan aktivitas penambangan ilegal tersebut, bahkan para penambang ini beraktivitas tak jauh sari fasilitas umum, seperti jalan dan jembatan,” Kata Kabag Ops.

Dikatakan Kabag Ops Polres Bangka Kompol Sophian, awalnya pihaknya melakukan penertiban tambang inkonvensional di kawasan Sungai Batu Rusa Merawang, seperti yang telah di laporkan masyarakat, namun saat pihaknya tiba di lokasi, tampak tidak ada satu pun ponton TI yang terlihat, diduga para penambang ini sebelumnya sudah mengetahui Razia yang di lakukan petugas.

“ Awalnya kita menyisir Sungai Batu Rusa Merawang, Karena kita mendapat laporan banyak tambang yang beroperasi di situ, tapi pada saat kita sisir tadi, tidak ada satu pun tambang yang di maksud, setelah itu kita kembali melakukan penyisiran anak sungai tersebut, dan kita mendapati ada beberapa Ponton TI dalam kondisi tidak beraktivitas, itu dekat dari jalan dan Jembatan Sungai Plaben Desa Batu Rusa Kecamatan Merawang,” Kata Kabag Ops.

Kabag Ops Polres Bangka Kompol Sophian juga menambahkan, pihaknya meminta kepada para pemilik TI agar dapat membongkar sendiri peralatan Tambang milik mereka, dan jika himbauan tersebut juga tidak di gubris para pemilik tambang, pihaknya akan mengambil tindakan tegas dan membongkar paksa ponton TI milik penambang tersebut.

“ Jadi tadi kita (Polres Bangka-red) bersama Pak Danramil Merawang, Sat Pol PP Bangka, Polsek Merawang serta perangkat desa menghimbau kepada para penambang, untuk membongkar ponton TI milik Penambang saat itu juga, jadi kita ambil tindakan preventif dulu, jika para penambang tersebut juga tidak membongkar ponton TI milik mereka, terpaksa kita ambil tindakan tegas dengan membongkar ponton TI para penambang tersebut dengan paksa,” Tutupnya. (Red/Humas Polres Bangka)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan