UBB Siap Terima 1.000 Peserta Lomba Bahasa se-Indonesia

  • Whatsapp

1 3

MERAWANG (UBB) — Universitas Bangka Belitung (UBB) medio Oktober bakal kedatangan tamu 1.000 orang setiap hari. Menyusul Kemendiknas telah menetapkan UBB sebagai lokasi Lomba Bahasa Indonesia dan Bahasa Asing Siswa SMK se Indonesia tahun 2016.

Bacaan Lainnya

Kemendiknas memilih Kampus UBB di Balunijuk, Merawang, Bangka, karena lokasinya yang dinilai strategis. Didukung sarana dan prasana (sapras) memadai. Tujuh bidang lomba pun cukup digelar di dalam satu fakultas, sehingga memudahkan panitia memenejnya.

“Tim survei dari Kemendiknas sebelum ini telah turun ke Bangka, meninjau ke sejumlah kampus dan tempat. Akhirnya kita memilih UBB dengan sejumlah pertimbangan itu,” ujar Winner Jihad Akbar, Kepala Seksi Bakat dan Prestasi Subdit Peserta Didik Kemendiknas, Rabu (24/08/2016) siang.UBB Siap Terima 1.000 Peserta Lomba Bahasa se Indonesia
Winner didampingi dua stafnya dari Subdit Peserta Didik, Sadariah S.Pd MM dan Esih Sukaesih, kemarin bertemu Rektor UBB Dr Ir Muh Yusuf MSi dan Warek I Dr Ir Ismed Inonu MSi, membicarakan kesiapan UBB menjadi ‘tuan rumah’ Lomba Bahasa Indonesia dan Bahasa Asing SMK se Indonesia.

“Lomba ini tahun lalu digelar di Politeknik Batam. Setiap kali digelar, kami selalu bermitra dengan perguruan tinggi setampat. Tahun ini sebagai contoh, karena digelar di Bangka Belitung, kami pun bermitra dengan UBB,” terang Winner.

Rektor UBB Muh Yusuf menegaskan, UBB sebagai universitas negeri mendukung apa pun program pemerintah, apalagi untuk mencerdaskan dan menjadi ajang prestasi anak bangsa.

“Tentu kami mendukung. Silakan manfaatkan fasilitas yang ada di UBB ini,” ujar Muh Yusuf.

Mengenai tujuh bidang lomba, Winner menjelaskan terdiri dari Bahasa Indonesia, Inggris, Jepang. Jerman, Mandarin, Korea dan Prancis. Tiap bidang lomba diikuti dua hingga tiga siswa SMK.

“Ditambah pendamping, kontingen, panitia pusat dan daerah, juri, asisten juri dan teknisi maka berjumlah sekitar 1.000 orang,” ulas Winner.

Dikemukakan, semua peserta dan pendamping nantinya akan menginap di empat hotel di Kota Pangkalpinang. Mereka tiap hari diantar dan dijemput ke dan dari Kampus UBB menggunakan 32 bus.

“Lomba itu sendiri berlangsung dari 10 hingga 15 Oktober. Tapi pembukaan dan penutupannya, masing-masing tanggal 10 dan 15, dilaksanakan di satu hotel di Pangkalpinang. Namun lokasi perlombaannya sendiri di UBB, mulai 11 hingga 14 Oktober,” terang Winner.
Mengenai jumlah ruangan yang diperlukan, Winner menjawab Warek I Ismed Inonu mengemukakan cukup 23 ruangan atau kelas.

“Tim kita sudah mensurvei, perlu satu fakultas saja sebagai tempat lomba,” ujar Winner.

Ismed Inonu menjelaskan bila hanya satu fakultas yang digunakan, maka pihak rektorat akan berkordinasi dengan dekan dari fakultas dimaksud untuk meliburkan semua aktivitas belajar-mengajar selama empat hari.
“UBB siap menjadi lokasi lomba. Bagi UBB, lomba ini penting sebagai media promosi dan pengenalan UBB kepada audien yang lebih luas lagi,” tukas Ismed.

Winner menambahkan lomba ini akan dibuka resmu oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dan dihadiri Gubernur Bangka Belitung, serta kepala dinas pendidikan dan kebudayaan dari 34 provinsi se Indonesia.
“Karena itulah kesiapan lomba harus dirancang jauh-jauh hari,” tukas Winner.

Menyadari lomba ini berskala besar, Kemendiknas telah membuat skema panitia bersama. Melibatkan panitia dari Kemendiknas, UBB, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangka Belitung, Kota Pangkalpinang dan Bangka.

Rektor Muh Yusuf mengemukakan panitia bersama itu bisa memanfaatkan Ruang Rapat Besar Rektorat UBB yang bisa menampungn 40 hingga 50 orang panitia (Eddy Jajang Jaya Atmaja)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan