USAI BAKAR PONTON TI RAJUK, KELUARGA BESAR ZULKIFLI SIDIK DIANCAM PREMAN

  • Whatsapp

img-20160914-wa0000

KABARBANGKA.COM — Pihak keluarga besar Zulkipli Sidik, mengaku mendapat ancaman dari Markidi, warga Pangkal Arang, oknum preman yang diduga membackingi aktifitas tambang ilegal, usai membakar ponton TI Rajuk yang menambang timah secara ilegal dikawasan DAS Rangkui, Kelurahan Ampui, Kota Pangkalpinang, Selasa (13/09/2016) malam.

Bacaan Lainnya

Markidi diduga salah satu preman di Ampui, yang sebelumnya adalah residivis kasus pembunuhan yang sudah dua kali masuk penjara.

Markidi mengancam kepada 2 ( dua ) orang perempuan dari keluarga besar Zulkifli Sidik. pengancaman tersebut di lakukan via telpon sebanyak 3x (tiga kali).

Kepada Nursiah, Markidi mengancam akan membakar rumah mereka. Dan kepada kepada Nursibah, Markidi mengancam akan menggorok kepala keluarga tersebut satu persatu.

” ikak kumpul lah di rumah orang tua ikak, ku gorok q kepala ikak sikok – sikok “, ancam Markidi kepada Nursibah.

Markidi di duga salah satu preman di ampui yang sebelumnya adalah mantan residivis kasus pembunuhan yang sudah dua kali masuk penjara.

Mendapat ancaman tersebut, pihak keluarga besar Zulkifli Sidik yang diwakili oleh Nursuban, Nurlinda, dan Suwoko, langsung melaporkan ke Polres Pangkalpinang, Selasa (13/09/2016) sekira pukul 19.30 WIB.

Dengan kejadian ini, membuat keluarga besar Zulkifli Sidik merasa sangat terancam keamanan dan keselamatannya.

Tidak adanya tindakan tegas dari Pemkot Pangkalpinang dan aparat penegak hukum setempat, terhadap TI Rajuk ilegal tersebut, dikhawatirkan akan menimbulkan konflik dimasyarakat. Dan tidak menutup kemungkinan akan ada korban akibat konflik tersebut. ( TOP )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan