Wagub Datang,Pengerjaan Pembangunan Tapak Tower Kembali Berjalan

  • Whatsapp

20160922_112108 20160922_110514

KABARBANGKA.COM — Wakil Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani bersama rombongan mendatangi lokasi pembangunan tower Sistem Udara Tegangan Tinggi milik PT PLN (persero) di kawasan perumahan lingkungan Kerabut atau Jerambah Gantung, Kelurahan Gabek, Kota PangkalpinangPangkalpinang ,Kamis (22/9/2016)pagi.

Bacaan Lainnya

Dalam kunjungannya,Hidayat Arsani yang biasa dipanggil Panglima ini mengungkapkan bahwa poyek pekerjaan pembangunan jaringan transmisi saluran udara tegangan tinggi (SUTT) di lingkungan Kerabut atau Jerambah Gantung, Kelurahan Gabek, Kota Pangkalpinang selama ini tidak berjalan seperti yang diharapkan oleh PT PLN dikarenakan mendapat penolakan dari sejumlah warga yang menetap di lingkungan setempat.

Namun berkat usaha dan ketegasan Wagub Babel ini,akhirnya pelaksanaan pekerjaan pembangunan jaringan SUTT T2-T6 di lokasi Kerabut kembali berjalan normal.

“Saya meninjau ke lokasi ini sebagai bentuk tanggung jawab saya untuk menjelaskan kepada masyarakat di sini terkait kegiatan pembangunan jaringan SUTT di lingkungan ini,” terang Hidayat Arsani di hadapan sejumlah awak media di sela-sela kunjungannya pagi itu.

Dikatakannya,proyek pekerjaan pembangunan jaringan SUTT di lingkungan Kerabut ini sesungguhnya merupakan program pemerintah pusat yang mesti dilaksanakan dengan sepenuhnya dalam hal upaya memenuhi kebutuhan pasokan listrik bagi masyarakat

“Justru saya kuatir nanti suatu saat kita dipanggil presiden karena hanya berapa rumah saja kok pemda gak bisa ngurus,padahal pemerintah pusat sudah menggelontorkan dana untuk pembangunan ini. Nah hari ini mudah-mudahan dapat dilaksanakan dengan baik, makanya saya datang ke sini,” jelasnya.

Selain itu kedatangannya yang didampingi para pejabat PT PLN hari itu yakni General Manager PT PLN Unit Induk Pembangunan III wilayah Sumbagsel, Dody Murihno dan Project Manager SUTT, Erman Rusidi ditegaskanya tak lain guna bermaksud mendorong masyarakat agar bersedia atau merelakan lahannya untuk dilintasi Jaringan SUTT yang saat ini sedang dikerjakan oleh PLN.

“Kita minta masyarakat di lingkungan ini untuk lebih mengerti dan memberikan kerjasama yang baik untuk melepaskan lahan yang terkena proyek ini.Dan sesuai aturan pihak PLN akan memberijan konpensasi sebesar 15 % dari harga total lahan berdasarkan harga diatas NJOP ,”harapnya.

Dia menegaskan kegiatan pembangunan tapak tower berikut Jatingan SUTT di lingkungan setempat jangan sampai terhambat lantaran hanya persoalan diprotes oleh segelintir warga setempat.

“Kegiatan pembangunan tapak Tower dan Jaringan SUTT di lingkungan ini Jangan sampai karena segelintir orang ini, listrik untuk 1,3 juta masyarakat Babel terhambat, ini kan untuk kepentingan hajat hidup orang banyak makanya saya tegaskan lagi untuk meneruskan pelaksanaan pekerjaan ini ,jabatan saya pertaruhkan,” tegas Wagub.

Meski begitu diakuinya kalau kegiatan proyek pembangunan SUTT memang rentan dengan resiko, namun demkian Wagub meyakini pihak PT PLN sudah melakukan upaya antisipasi (safety system) yang cukup aman.

“PLN punya pola safety khusus tak semudah itu bahayakan masyarakatnya. Kalau masalah takut petir, dimana saja bisa, namanya hidup pasti ada resiko, ini kan manfaatnya jauh lebih besar untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (Humas Dan Protokol Prop Babel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan