Warga Rebo Ancam Tanam Pisang Dijalan Yang Rusak

  • Whatsapp

IMG_20160811_135445

KABARBANGKA.COM – Sungailiat

Bacaan Lainnya

Masyarakat Desa Rebo, Kecamatan Sungailiat, mengancam akan menanam Pohon Pisang diruas Jalan Air Merawang, RT 03, Dusun Rebo yang sudah rusak parah. Jalan yang rusak parah tersebut disebut dengan Jalan Kabupaten, yang menghubungkan Desa Rebo, Dusun Karang Panjang, Dusun Tanjung Ratu, dan Desa Merawang. Masyarakat Desa Rebo menilai bahwa pemerintah sampai saat ini terkesan acuh dan tidak peduli dengan jalan utama desa mereka.

“Masyarakat Desa Rebo mengusulkan kepada saya, untuk segera mengambil suatu langkah yang cukup tegas terhadap kerusakan Jalan Air Merawang. Dikarenakan sampai pada saat ini, belum ada sedikitpun tanda-tanda jalan tersebut akan diperbaiki”, ungkap Kades Desa Rebo Fendi SH, Kamis (11/08/2016) siang, dikantor Desa Rebo.

Menurut Fendi, saat ini dirinya masih mempertimbangkan ‘SARAN’ dari warga desanya tersebut. Namun bila jalan yang rusak parah itu tak kunjung diperbaiki, tidak menutup kemungkinan masyarakat Desa Rebo akan benar-benar menanam pohon pisang dan menebar bibit ikan diruas jalan yang rusak parah tersebut.

” Masyarakat menyuruh saya untuk menanam pisang dan memihara ikan lele saja, karena bila turun hujan, genangan air yang cukup dalam. Tapi kalau Pemkab Bangka masih tetap mengabaikan jalan rusak itu, bisa saja masyarakat kami akan tanam pisang dijalan yang rusak itu,” jelasnya.

Dia menambahkan, bahwa sebagai Kades dirinya bekerja untuk mengabdi kepada masyarakat. Namun selaku Kades, Fendi tidak ingin masyarakat desa mengambil langkah-langkah ekstrem seperti itu. Oleh karena itu, Fendi berharap agar Pemkab Bangka, khususnya Dinas Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR), dapat segera memperbaiki jalan yang rtusak parah tersebut.

“Saya sebagai kades Desa Rebo, hanya bekerja sesuai dengan keinginan masyarakat. Saya juga sudah berusaha secara baik-baik, perbaikan jalan yang rusak itu setiap tahun sudah diusulkan ke Pemkab Bangka, tetapi tidak ada jawaban yang pasti, tapi hanya janji-jani oleh pihak Dinas PU Kabupaten Bangka”, terang Fendi.

Masyarakat dan Pemdes Rebo menilai, pembiaran terhadap kerusakan Jalan Air Merawang itu sebagai tanda bahwa kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunan di Desa Rebo, kurang diperhatikan oleh Pemkab Bangka. Jadi wajar, bila suatu saat masyarakat bertindak ekstrem seperti menanam pisang dijalan yang rusak tersebut. Rencananya, saat aksi itu digelar, masyarakat berencana mengundang awak media dan Ombudsman. Supaya Pemkab Bangka dan dunia luas mengetahui, bahwa beginilah kondisi Jalan Air Merawang sejak beberapa tahun terakhir. (Belva)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan