NURLINDA BEBERKAN, WAKIDI LANGGAR SURAT PERNYATAAN

  • Whatsapp

281020161813

KABARBANGKA.COM — Selembar Surat Pernyataan Damai, antara Wakidi warga Ketapang dan Nursubah, warga Ampui mewakili keuarganya, tentang penyelesaian perselisihan masalah pertambangan oleh TI Rajuk yang menambang timah didekat lahan milik keluarga besar Zulkipli Siddik.

Bacaan Lainnya

Maksud dari isi surat pernyataan tersebut tidak lain, yaitu Wakidi selaku (Pihak Pertama) membuka TI Apung yang berjarak kurang lebih 10 Meter dari lokasi tanah milik Nursubah, selaku (Pihak Kedua) yang beralamat di Jalan Bawal 1 Rt 03 Rw 01, Kelurahan Ampui, Kecamatan Pangkal Balam.

Adapun isi dari pernyataan yang disepakati oleh kedua belah pihak antara lain, Pihak Pertama (Wakidi) tidak akan melakukan aktivitas TI apung didekat tanah milik Pihak Kedua (Nursubah, selaku perwakilan dari Ahli Waris Keluarga Besar Zulkifli Sidik). Apabila Pihak Pertama masih menambang timah harus jauh berjarak 25 Meter dari lokasi tanah milik Pihak Kedua. Pihak Pertama tidak akan melakukan pengacaman atau mengganggu Pihak Kedua, dan apabila mengingkari Surat Pernyataan Perjanjian ini, maka bersedia dituntut secara hukum.

Isi Surat Pernyataan itu dibeberkan oleh Nurlinda (43), warga Ampui, salah satu dari Ahli Waris Zulkifli Sidik kepada wartawan media ini, Jum’at (28/10/2016).

“Surat Pernyataan ini lah dibuat pak…. Masih lah buka TI Apung didekat lahan lokasi tanah milik keluarga kami. Sudah tau siapa-siapa pengurus TI Apung disini, salah satunya yaitu nama Wakidi pemilik atau pengurus TI Apung disini, masih ada juga nama yang lainnya, dan sudah pernah juga kami sampaikan kepada pihak penegak hukum” beber Nurlinda.

Nurlinda bersama dengan warga lainnya, berharap besar sekali kepada aparatur penegak hukum, untuk segera mungkin mengungkapkan siapa pemilik TI Apung disini, agar supaya di tangkap.

” Pihak berwajib penegak hukum masih menunggu apa, kami rasa semua masyarakat disekitaran TI disini pasti Tau siapa pemilik TI Apung disini, dan tidak asing ditelinga ada sebagian bilang TI Apung ini, milik Attaw. Dan ada juga bilang milik aparat dengan ciri-ciri Ponton TI Apungnya memiliki Bendera”, jelas Nurlinda berserta warga lainnya ketika sedang menonton Razia TI. ( Robi/Topan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan