Welly: PDAM Hanya Mengusulkan Dan Terima Hasil Pekerjaan

  • Whatsapp

KABARBANGKA.COM — Direktur PDAM Tirta Bangka, Wellindra Bashir S.Sos, diperiksa Tim Penyidik Pidsus Kejati Babel, dalam rangaka penyelidikan kasus dugaan korupsi Kegiatan Rehabilitasi Pipa Transmisi Kolong Merawang Di Kabupaten Bangka Tahun 2016.

Bacaan Lainnya

Pantauan kabarbangka.com di Gedung Pidsus Kejati Babel, Wellindra Bashir S.Sos nampak mulai memasuki ruang pemeriksaan sejak pukul 09.32 WIB pagi.

Welly Wiba, panggilan akrabnya, kepada wartawan membenarkan dirinya diperiksa dan dimintai keterangan sebagai saksi, oleh penyidik Pidsus Kejati Babel, terkait kasus dugaan korupsi proyek pipa tersebut.

“Iya, hari ini saya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek Rehabilitasi Pipa Induk atau Pipa Transmisi Kolong Merawang Tahun 2016” ungkapnya usai keluar dari ruang pemeriksaan, Jum’at (18/08/2017) sekira pukul 17.11 WIB petang.

Welly menjelaskan, terkait proyek dimaksud, pihaknya hanya mengusulkan sesuai kebutuhan PDAM. Namun dia menegaskan, pihaknya tidak terlibat langsung secara teknis dalam proses pelaksanaan proyek itu.

“Kami dari PDAM hanya mengusulkan saja. Dikabulkan syukur, namanya juga kita minta, iya dak? Secara teknis pelaksanaan kami tidak ikut campur, kami hanya mengusulkan dan menerima barang, nerima hasil pekerjaan” jelasnya.

Ketika ditanya, bagaimana hasil pekerjaan proyek Rehabilitasi Pipa Transmisi Kolong Merawang tersebut?

“Yang jelas sih, airnya belum sampai ke PDAM” tukasnya.

Kasus dugaan korupsi proyek Pipa Transmisi Kolong Merawang itu memang jadi sorotan publik dan penegak hukum, lantaran hingga kini tidak bisa difungsikan. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan