Zona Integritas Wujudkan Birokrasi Bersih dan Melayani

  • Whatsapp

_dsc0906-e1-1 _dsc0941-e1

KABARBANGKA.COM — Beragam faktor dapat menjadikan suatu masyarakat, bangsa dan negara mengalami kemunduran bahkan kehancuran diantaranya berkembangnya permasalahan sosial seperti Kolusi Korupsi dan Nepotisme (KKN), jual beli hukum, penelantaran hak-hak rakyat dan penindasan terhadapat orang lemah.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut dikatakan Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan dan Lingkungan Hidup K.A. Tajuddin saat membacakan sambutan Plt. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung pada acara Pembukaan Sosialisasi Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di Lingkungan Instansi Pemerintah bertempat di Ruang Pertemuan Pantai Pasir Padi Lantai III Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (29/11/16).

“Hal ini dapat mengakibatkan cita-cita untuk mewujudkan tata pemerintahan yang baik menjadi sulit tercapai, pembangunan fasilitas dan pemberdayaan publik terganggu bahkan akan semakin banyak dijumpai kemiskinan dan pengangguran,” tegasnya.

Mengutip sambutan Plt. Gubernur, K.A. Tajuddin mengatakan korupsi yang merupakan eksploitasi jabatan publik demi keuntungan pribadi apabila memasuki tingkat pemerintahan yang lebih tinggi akan mengganggu penetapan kebijakan dalam skala luas, “Tentunya ini akan menjadi beban bagi aktivitas kewirausahaan, mengalihkan sumber daya dari aset publik serta menciptakan tradisi membentuk dan memelihara rantai birokrasi yang tidak perlu,” lanjutnya.

Selain itu, lanjut K.A. Tajuddin, birokrasi yang bersih dan melayani sejalan dengan tuntutan demokratisasi dan desentralisasi yang pada hakekatnya menyuarakan pentingnya partisipasi masyarakat dan akuntabilitas pemegang kekuasaan.

“Birokrasi yang bersih dan melayani akan memainkan peran kunci menghadapi tantangan globalisasi melalui peningkatan daya tarik dan daya saing,” jelas K.A. Tajuddin.

Mengakhiri sambutannya, Plt. Gubernur berharap acara ini dapat memperkuat pemahaman dan komitmen untuk membangun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang bebas korupsi, bersih dan melayani.

Acara yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini diikuti sejumlah peserta dari beberapa instansi di lingkungan Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan menghadirkan nara sumber Dr. Ir. Wawan Wardiana dari Komisi Pemberantasan Korupsi dan Didit Noordiatmoko, AK., M.M. dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI. (syahrial/humasprobabel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan