BANGKA SELATANHEADLINE

110 Meninggal, Bupati : Jangan Remehkan Covid-19

×

110 Meninggal, Bupati : Jangan Remehkan Covid-19

Sebarkan artikel ini

BANGKA SELATAN — Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Selatan, ada tambahan empat orang warga yang meninggal akibat terinveksi virus corona atau Covid-19. Sehingga kasus meninggal mencapai 110 orang.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid menghimbau masyarakat Negeri Junjung Besaoh untuk mewaspadai terhadap penyebaran Covid-19 karena telah merenggut banyak korban jiwa sejak pandemi Covid-19 melanda daerah ini.

“Jangan menyepelekan penyebaran Covid-19. Saya harapkan masyarakat jangan lengah, sebab pandemi Covid ini masih ada. Masyarakat harus tetap waspada, terus patuhi protokol kesehatan sehingga bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” serunya kepada Kabarbangka.com, Rabu (25/8/21).

Bupati juga menegaskan agar masyarakat jangan mudah percaya atas terprovokasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang mengabarkan bahwa Covid-19 ini tidak ada. Menurut dia, salah satu bukti bahwa Covid-19 itu ada diseluruh dunia, bahwa banyak yang meninggal dunia karena virus tersebut.

“Saya ingatkan jangan mudah atau sampai percaya jika ada yang mengabarkan bahwa Covid-19 ini tidak ada. Oleh karena itu, masyarakat tidak boleh abai terhadap protokol kesehatan. Hal ini tentu demi kepentingan. Jangan lupa jaga kesehatan diri, kesehatan keluarga dan sanak saudara,” tegas Riza.

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mencatat 23 kasus baru Covid-19 dan 45 pasien dilaporkan sembuh, Rabu (25/8/21). Kemudian, ada 4 laporan pasien. Adapun kasus kumulatif yaitu pasien positif : 3047 orang (bertambah 23 orang), sembuh : 2453 (bertambah 45 orang, dalam perawatan : 484 (berkurang 26 orang) dan meninggal : 110 (bertambah 4 orang). (Yusuf)