BANGKA SELATANHEADLINE

12 ASN di Basel Terjerat Kasus Korupsi

×

12 ASN di Basel Terjerat Kasus Korupsi

Sebarkan artikel ini

BANGKA SELATAN – Kejaksaan Negeri Kabupaten Bangka Selatan menyebutkan, hingga saat ini sebanyak 12 Aparatur Sipil Negara di Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan terjerat kasus tindak pidana korupsi. Data tersebut terhitung sejak tahun 2015 hingga 2020.

“Ada 12 ASN yang pernah tersandung korupsi,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bangka Selatan, Mayasari melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, Zulkarnain Harahap saat ditemui Kabarbangka.com, Senin (1/11/21).

Zulkarnain menyatakan, rata-rata dari mereka terjerat kasus penyalahgunaan wewenang, baik dalam pengelolaan anggaran dan aset daerah ataupun penyalahgunaan terkait perizinan serta kasus penyuapan.

“Dan dalam menangani korupsi ASN, kita sangat berhati-hati menetapkan tersangka. Yang kami utamakan adalah pengembalian kerugian negara karena dampaknya sangat fatal, itu yang kami perhatikan, signifikan atau tidak kesalahannya,” bebernya.

Hanya saja di tegaskan Zulkarnain, pengembalian kerugian negara bukan berarti membuat ASN terhindar dari persidangan jika perbuatannya berdampak luas. Karna intinya, mengusut korupsi itu untuk memperbaiki sistem dan mengembalikan kerugian Negara.

“Dan masa kedaluarsa tindak pidana korupsi sesuai pasal 78 KUHP adalah 18 tahun. Jadi, hati-hati karna kebanyakan kasus bisa terungkap ketika ASN sudah pensiun. Bisa saja hari ini tidak ketahuan, tapi esok atau kapan hari bisa tercium,” tegasnya.

Di sisi lain, mantan Kasi Datun, Kejari Dairi ini menambahkan Kejari Bangka Selatan hingga saat ini telah menyelamatkan uang Negara Rp. 687.385.633,06. Diantaranya perkara Dana Alokasi Khusus tahun 2019 dan Rp. 300.000.000 dari perkara tipikor Satpol PP Bangka Selatan.

“Juga ada pembayaran uang pengganti dari terpidana tipikor inisial TE sebear Rp. 338.466.700,- dan denda Rp. 200.000.000, dan terpidana tipikor inisial ES untuk pembayaran uang pengganti Rp. 135.275.300 dan denda Rp. 200.000.000,” pungkas Zulkarnain. (Yusuf)

READ  Kejaksaan Dampingi Penagihan Pajak