HEADLINEPEMPROV BABEL

20 Calon Pemimpin Nasional Studi di Babel

×

20 Calon Pemimpin Nasional Studi di Babel

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG — Sebanyak 20 orang peserta didik Program Pendidikan Reguler Angkatan 62 Lembaga Pertahanan Nasional atau Lemhanas, selama empat hari akan melakukan studi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kepada awak media, Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian selaku Ketua Tim mengungkapkan, nama program tersebut adalah Studi Strategi Dalam Negeri.

“Jadi memberikan pembekalan kepada calon-calon pemimpin tingkat nasional, untuk melihat bagaimana pemerintah daerah mengelola dan menghadapi pandemi Covid-19? Tadi kita sudah ke Pemerintah Provinsi, sekarang ke DPRD, bagaimana kontribusi DPRD Provinsi untuk mendukung? Dan isu-isu aktual apa yang bisa ditanggulangi?,” ungkap Jenderal Bintang Dua itu di Gedung DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (5/4).

Sebagai lembaga pendidikan, tugas peserta didik PPRA LXII Lemhanas adalah mengkaji. Pemprov Babel, kata Sam, sudah mengusulkan agar mengkaji tentang Pendidikan Moral Pancasila, dan Draf Rancangan Undang-Undang Daerah Kepulauan.

“Bahwa dulu sudah ada draft tentang Undang-Undang Daerah Kepulauan, mereka minta agar itu diangkat kembali, agar daerah-daerah kepuluan itu bisa membangun yang linear dengan daerah-daerah lain yang hanya daratan. Karena biaya pembangunan mereka untuk yang lautan itu, faktanya memang membutuhkan biaya lebih. Tapi itu adalah keputusan politik. Nanti kami minta supaya dikaji di lapangan, untuk bisa ada penguatan,” bebernya.

Dikatakannya, belum ada masukan dari peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan 62 Lemhanas untuk Pemprov Babel. Namun kata Dia, posisi Provinsi Babel cukup baik dalam hal pengendalian Covid-19, juga penyelenggaran Pilkada Serentak Tahun 2020 lalu.

“Nanti selesai dari sini kita evaluasi. Tetapi sementara ini, posisi Provinsi Babel hari ini cukup baiklah. Artinya, pengendalian Covid-19 juga saya lihat di sini bisa dilaksanakan, penyelenggaraan Pilkada Serentak kemarin juga berlangsung aman. Bahkan ada satu daerah yang tidak ada mengajukan ke Mahkamah Konstitusi, itu cukup baiklah,” kata Dia.

Saat melaksanakan Studi Strategi Dalam Neger, peserta didik Program Pendidikan Reguler Angkatan 62 Lemhanas itu dipimpin Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian selaku Ketua Rombongan, Prof. DR. Ir. Reni Maryeni, MP selaku Pengarah, Marsekal Muda TNI Agus Sucahyo selaku Tenaga Ahli, dan Brigjen TNI Abdurrahman selaku Liason Officer. (Romlan)