oleh

468 Warga Desa Pedindang Terima Setifikat PTSL

 15 total views

BANGKA TENGAH — Sebanyak 468 warga Desa Pedindang Kecamatan Pangkalan Baru, menerima sertifikat Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2019 dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) melalui Pemkab Bateng dalam hal ini Bupati Bangka Tengah H Ibnu Saleh, Selasa (16/7/2019) di Kantor Desa Pedindang.

Selain Desa Pedindang yang melaksanakan Program PTSL tersebut, ada beberapa Desa juga yang melaksanakan program yang sama,diantaranya, Desa Batu Belubang, Mangkol, Benteng, Kelurahan Dul, Air Mesu Timur, Tanjung Gunung, Padang Baru, Jeruk, dan Beluluk juga.

“Hari ini kita bagikan 648 sertifikat dan untuk tahap Duanya akan dibagi sebanyak 132 persil bidang tanah. Program ini merupakan program yang baik, kesempatan emas yang harus kita ambil sebagai perlindungan atas hak-hak kepemilikan tanah yang kita miliki. Rawat dan jaga baik-baik sertifikat ini,” tutur Bupati Bangka Tengah H. Ibnu Saleh.

Dalam kesempatan ini juga dirinya mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan meminjamkan sertifikat tanah untuk diagunkan oleh orang lain di Bank.

“Harus berhati-hati, jangan sembarangan meminjamkan sertifikat tanah kepada orang lain, sekalipun orang yang meminjam itu masih memiliki hubungan darah ataupun saudara. Kadang orang pinjam sertifikat sambil nangis-nangis ke kita, tapi cicilan Banknya tidak di bayar dan itu akan merugikan kita, kalau itu sampai terjadi bapak, ibu lah yang akan repotnya,” pesannya.

Selain itu juga Ibnu Saleh mengatakan, apabila tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya sertifikat disimpan saja.

“Kalau tidak ada keperluan mendesak tidak usahlah sertifikatnya di gadaikan, lebih baik disimpan saja, kalaupun digadaikan ke Bank untuk keperluan modal usaha, atau pendidikan anak, saya dukung, tapi kalau hanya untuk keperluan konsumtif, sebaiknya tidak usah,” ujarnya.

Lanjut Ibnu selain itu, ia juga berpesan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang bersuara negatif tentang program PTSL ini.

“Jangan mudah percaya oleh berita negatif atau kabar Hoax tentang program ini,” tuturnya.

Ditambahkan Ibnu Saleh, program ini dalam rangka meminimalisir dan mencegah hal yang tidak diharapkan, oleh karena itu pemerintah meluncurkan program PTSL, sehingga tanah yang kita miliki dilindungi oleh adanya sertifikat.

“Program PTSL ini untuk melindungi tanah kita, dan juga pengurusaanya sangat mudah karena petugas yang mendatangi masyarakat untuk dilakukan pendataan dan penataan,” tambahnya.

Sementara Kepala BPN Bangka Tengah yang diwakili oleh Rizki, Kepala Subseksi Pendaftaran Tanah mengatakan, target untuk Desa Pendidang mencapai 1.115 persil bidang tanah. Dan di tahap Dua yang sudah terealisasi menjadi sertifikat sebanyak 132 persil bidang tanah dari 285 persil yang mengikuti Program PTSL.

“Untuk tahap dua, ada 132 yang sudah menjadi sertifikat dari 285 persil yang ikut program PTSL ini,” pungkasnya. (Yan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed