HEADLINERAGAM

Abdi Nursahri Mengaku Tidak Pernah Dipaksa untuk Kucurkan Dana CSR Program AKP Jababeka

×

Abdi Nursahri Mengaku Tidak Pernah Dipaksa untuk Kucurkan Dana CSR Program AKP Jababeka

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT — Mantan Direktur PDAM Tirta Sejiran Setason, Abdi Nursahri menegaskan, dirinya tidak pernah dipaksa untuk membantu mahasiswa Akademi Presiden ( AKP ) Jababeka dengan dana CSR perusahaan.

Hanya saja, dia menginginkan prosesnya harus sesuai prosedur, meskipun Markus yang saat itu masih menjabat sebagai Bupati Bangka Barat yang meminta.

” Jadi saya tidak pernah ngomong dipaksain, tidak pernah sama sekali dan pernyataan saya itu kan ada buktinya Soalnya di kalimat saya tidak ada, kalau saya ngomong apa adanya, karena lewat WA saya ketik dan ada buktinya,” jelas Abdi saat dikonfirmasi via telepon, Senin ( 29/3 ).

Dikatakan Abdi, ketika itu prosedurnya dia sampaikan kepada Markus dan disetujui.

” Dia (Markus) pimpinan saya, selama bisa kenapa tidak, cuman caranya harus sesuai prosedur, karena saya manajer di perusahaan maka harus sesuai, harus dirubah dulu, beliau setuju, boleh kita keluarkan. Karena tujuannya juga baik, untuk masyarakat kita, masak tidak kita bantu,” tutur Abdi.

Dia menyarankan, ke depan agar lebih teratur, penganggaran untuk program beasiswa dengan dana CSR perusahaan mitra Pemda, sebaiknya menggunakan APBD atau dengan rekening penampung seperti yang disarankan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Barat, Helena Octavianne.

” Mungkin lebih baik lebih teratur lagi penganggarannya lewat APBD saja jadi semua tahu lewat jalur APBD. Boleh juga melalui dana penampungan seperti yang disarankan Ibu Kejaksaan. Kalau dulu kan langsung langsung saja, itu kan koordinatornya Bu Rosdjumiati, Satu Pintu ada surat datang ke kantor bukti ke dia,” pungkasnya. ( SK )