PANGKALPINANG — Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Ridwan Djamaluddin, membeberkan parameter kunci agar suatu negeri maju, pada kegiatan Bangka Political Issues dengan tema “Peran Pemuda, Pemimpin Bangka Belitung dalam Mengakselerasi Pengelolaan dan Kebermanfaatan Sumber Daya Alam Bangka Belitung”, bertempat di Pia Hotel, Sabtu (19/11/2022).

“Saya dulu kerja di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, sehingga basicnya teknologi. Kami berkeyakinan jika negeri ini mau maju, ada 3 parameter kunci yang harus kita kelola, yakni Sumber Daya Alam, Sumber Daya Manusia dan Iptek,” ujarnya.

Orang nomor satu di Babel ini memberikan contoh, bahwa tidak bisa hanya memanfaatkan SDA saja, diperlukan SDM yang mumpuni, juga teknologi yang mendukungnya.

“Seperti dari tahun berapa hingga sekarang, timah masih dijual mentah. Nah, sekarang sudah diharuskan menjualnya dalam keadaan sudah diolah, lalu mengolahnya ini tentu memanfaatkan teknologi,” ujarnya.

Contoh lainnya, dulu Indonesia sebagai eksportir minyak mentah, kini malah menjadi importir. Maka dari itu diperlukan pengelolaan tiga parameter tersebut.

“Jadi, yang bisa kita lakukan, SDA-nya kita syukuri, kemudian SDM dan ipteknya jangan dilupakan,” kata dia.

Narasumber lain dalam dialog kali ini di antaranya DPR RI Bambang Patijaya, Erzaldi Rosman, Staf Dirut PT Timah Bidang Kajian Strategis Komunikasi Masyarakat, Wirtsa, Akademisi Ketua Umum DPD IMM Babel 2018-2020, Ari Juliansyah, Tokoh Adat Bangka Belitung, Bustami Rahman, Praktisi Ekonomi Ketua Umum MW KAHMI Babel, Basit Sucipto, Rektor Universitas Bangka Belitung, DR Ibrahim, dan Tokoh Pemuda Babel, Muhammad Irham.

Ridwan sangat mendukung kegiatan seperti ini. Dia berpesan kepada para generasi muda, untuk tetap kritis, memberi saran kepada pemerintah, juga mau diajak dialog interaktif seperti ini demi kemajuan Babel. (*)


Sumber: Dinas Kominfo