HEADLINEHUKUM KRIMINAL

Ada Upaya Menghalangi Petugas

×

Ada Upaya Menghalangi Petugas

Sebarkan artikel ini

BANGKA SELATAN — Tim gabungan dari Direktorat Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung bersama Polres Bangka Selatan, TNI Angkatan Laut dan Divisi Pengamanan PT Timah Tbk, menertibkan tambang illegal di wilayah peraian Suka Damai Kecamatan Toboali, sebagaimana surat permohonan Divisi Pengamanan PT Timah tentang bantuan penertiban tambang illegal di Wilayah Izin Usaha Pertambangan PT.TIMAH Tbk di laut Toboali, Rabu (20/4).

Petugas menemukan puluhan ponton TI Rajuk di lokasi pelabuhan Jeki dan Payak Ubi, ratusan ponton TI Selam di lokasi pelabuhan Jeki, Payak Ubi dan pantai Bahar, puluhan ponton TI Apung Upin Ipin di lokasi Kampung Padang, dan ratusan TI Tungau di lokasi Kampung Nelayan, dalam keadaan tidak beroperasi dan berada di bibir pantai.

Selain itu, ditemukan 6 ponton TI Rajuk Tower dan 4 ponton TI Selam di wiliyah WIUP PT Timah tidak beroperasi, namun tidak dapat ditarik. Namun tim gabungan mengamankan 2 unit ponton TI Selam yang ditarik ke bibir pantai Nek Aji, selanjutnya diberikan police line.

Wakil Direktur Direktorat Polairud AKBP Irwan Nasution mengungkapkan, saat proses penarikan ponton ada upaya masyarakat menghalangi petugas, serta berupaya untuk memutus tali ponton, namun upaya itu dapat diatasi oleh personil di lapangan.

“Malam ini  kita melaksanakan penertiban di kawasan IUP PT Timah. Personel akan kembali turun besok guna melakukan pengecekan di lokasi tersebut,” ungkapnya.

Pantauan di lapangan, tim gabungan bergerak dari Pantai Bhayangkara Toboali dengan menggunakan 1 unit kapal karet, 2 unit speed lidah, dan 1 pompong menuju kawasan Pantai Sukadamai.

“Sementara malam ini 5 unit ponton kita amankan yang berada di lokasi IUP PT Timah. Untuk sementara kegiatan ponton tidak ada, karena operasi penertiban ini diduga bocor. Diperkirakan tim kembali mereka akan bekerja lagi, namun kita mengimbau, kalau ingin bekerja ikuti aturan dan koordinasi dengan PT  Timah,” jelasnya.

Kapolres Bangka Selatan AKBP Joko Isnawan mengimbau kepada para penambang, agar berhenti melakukan aktivitas penambangan timah tanpa izin di kawasan IUP PT Timah Tbk.

“Agar segera menghentikan aktivitas penambangan yang ada di lokasi PT Timah, dan segera mengosongkan aktivitas penambangan. Silakan berkoordinasi dengan PT Timah sesuai  yang telah ditentukan, sehingga para penambang dapat legalitas untuk menambang,” kata dia. (Romlan)