HEADLINE

AKP Candra: Pencarian Dihentikan, Jatmiko Dinyatakan Hilang

×

AKP Candra: Pencarian Dihentikan, Jatmiko Dinyatakan Hilang

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT — Kasat Polair Polres Bangka Barat, AKP Candra Wijaya mengatakan, pencarian Jatmiko, ABK KMP Jembatan Musi 1 yang hilang diperairan Tanjung Kalian, hari ini, Minggu ( 26/9 ) dinyatakan berakhir.

Tim Sat Polair Polres Bangka Barat melakukan penyisiran terakhir pada Minggu sore di perairan Tanjung Kalian Muntok. Namun hingga hari ketujuh ini, Jatmiko tidak juga ditemukan.

Dengan berakhirnya operasi SAR gabungan, maka ABK KMP Jembatan Musi 1, Jatmiko dinyatakan hilang.

” Hari ini pencarian terakhir, tadi sudah dilakukan apel gabungan bahwa pencarian berakhir. Sesuai SOP dari Basarnas hitungan sudah hari ketujuh, maka pencarian dinyatakan berakhir, untuk korban dinyatakan hilang,” kata Candra, usai pencarian terakhir di Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok, Minggu ( 26/9 ) sore.

Namun pihaknya tetap akan melakukan pemantauan dan patroli di wilayah sekitar perairan Tanjung Kalian. Sat Polair juga menyebarkan informasi kepada para nelayan tentang hilangnya Jatmiko.

” Namun kita tetap melakukan pemantauan dan sudah kita sebarkan informasi kepada nelayan siapa tahu mudah – mudahan besok – besok ditemukan, apabila ditemukan kita akan melakukan penjemputan,” tuturnya.

Candra mengimbau kepada para nelayan dan pengguna laut pada umumnya untuk berhati – hati saat melaut, mengingat cuaca saat ini sedang tidak menentu.

” Cuaca saat ini sedang tidak menentu apalagi ini sedang musim tenggara, arus dan angin kencang, gelombang pun lumayan tinggi. Jadi setiap kali turun ke laut jangan lupa menggunakan life jacket. Kemarin mereka tidak menggunakan life jacket, ini lah akibatnya. Contoh buruk yang tidak perlu diikuti oleh yang lain. Apabila turun ke laut jangan lupa pakai life jacket, untuk keselamatan pribadi dulu,” himbau Candra.

Himbauan senada juga disampaikan Komandan Tim Lapangan Basarnas Babel, Maradi. Dia meminta para nelayan agar lebih mengutamakan keamanan saat melaut.

” Intinya keselamatan untuk diri sendiri seperti lifejacket, alat apung yang ada di kapal itu dimanfaatkan sebaik mungkin. Jangan menganggap remeh situasi di alam,” ujarnya.

Selain itu ia minta apabila para nelayan menemukan ABK KMP Jembatan Musi 1 untuk segera menghubungi Call Centre bebas pulsa Basarnas dengan menelepon nomor 115. ( SK )