oleh

Anggota DPRD Babar, Adi Sucipto Pertanyakan Lambatnya PLN Tangani Aduan

 23 total views

BANGKA BARAT — Anggota DPRD Bangka Barat, Adi Sucipto Atmo mempertanyakan lambatnya penanganan kerusakan jaringan PLN Rayon Muntok.

” Saya pertanyakan lambatnya pelayanan atas penanganan laporan kerusakan jaringan PLN di masyarakat” kata Adi Sucipto, Jumat ( 21/02/2020 ) via WhatsApp.

Hal yang membuat politisi PAN ini geram dipicu kejadian tadi malam, Kamis ( 21/2/2020 ) sekitar pukul 19.00 WIB di daerah Gang Masjid Desa Air Belo saat hujan lebat saat hujan lebat mengguyur kota Muntok dan sekitarnya menyebabkan jaringan Kabel PLN putus. Kabel tersebut tergeletak di tanah.

” Ketika tidak beberapa lama, kejadian tersebut warga melaporkan ke Posko Pelayanan PLN Muntok, namun jawaban tidak jelas yang disampaikan petugas yang menyambut laporan warga,” tukas Cipto.

Menurut Cipto, hingga pukul 23.30 WIB tidak ada petugas PLN yang memperbaiki jaringan kabel yang tergeletak ditanah. Kabel itu pun kata dia masih ada aliran listriknya.

Dikatakan Cipto, dirinya sudah menghubungi Posko Pelayanan PLN Muntok, namun tidak ada tanggapan.

” Saya Ingin menyampaikan kepada Kepala PLN Muntok agar memperhatikan pelayanan kepada pelanggan PLN dan mengawasi kinerja pegawai PLN sehingga tidak menganggap remeh setiap kejadian trouble jaringan di lapangan yang sangat mengganggu kenyamanan dan bahkan membahayakan nyawa masyarakat,” tandasnya.

Bahkan kata Cipto, hingga pagi ini pun kendati sudah ditelepon, kerusakan itu belum ditangani.

” Saya SMS ke nomor Posko Pelayanan PLN Muntok ke Nomor HP. 082306292150, Petugas PLN, tolong ditindak lanjuti laporan pelanggan di Gang Mesjid Desa Air Belo, lampu padam dari jam 19.15 WIB sampai sekarang, kondisi kabel PLN putus tergeletak di tanah dikhawatirkan membahayakan masyarakat, namun tidak dijawab dan direspon sama sekali,” bebernya.

Menurutnya, hingga pagi ini, jaringan PLN padam dan kabel yang diduga masih mengalir listrik tergeletak ditanah membuat warga ketakutan. Warga pun masih menunggu petugas.

Lebih jauh Cipto menyebut, pelayanan PLN Muntok sangat memprihatinkan, petugas Posko pelayanan terkesan memberikan alasan yang tidak masuk akal untuk menghindari turun ke lapangan.

” Saya berharap Kepala PLN Muntok memberikan stressing atau penekanan kepada petugasnya untuk menomor satukan pelayanannya, ini petugasnya pintar memberikan alasan yang terkesan menghindar” ucapnya.

Cipto juga menghubungi ke Posko Pelayanan pukul 19.30 WIB, jawaban petugas di Posko ada perbaikan di Simpang Tiga.

” Terus saya telpon ada beberapa kali lagi tidak diangkat, akhirnya saya SMS kurang pukul 23.45 WIB baru dibalas pukul 00.15 WIB dengan alasan ada tiang PLN patah di daerah Jalan Raya Peltim,” sambungnya.

” Yang kurang pas alasannya dari Simpang Tiga itu kan pulangnya lewat Desa Air Belo, kenapa tidak berhenti sekalian cek lokasi atau segera ditindak lanjuti untuk diperbaiki, jadi Petugas Posko Pelayanan PLN Muntok terkesan pintar ngeles,” kata Cipto melanjutkan.

Menanggapi keluhan Adi Sucipto, Manager PLN Rayon Muntok, Yanuar mengatakan, pihaknya masih ada perbaikan lain yang lebih di prioritaskan sehingga dari malam hingga hari ini (21/02/2020) belum ke Gang Masjid Desa Air Belo.

” Petugas sedang di Unmet, semalam pohon tumbang di depan Unmet menyebabkan tiang kami patah,” kata Yanuar saat dikonfirmasi, Jumat ( 21/02/2020 ).

Dia minta warga bersabar menunggu petugas datang. Sebab, tadi malam pihaknya menangani masalah tegangan menengah yang berdampak luas karena ada pohon tumbang.

” Mohon di tunggu dulu, ditunggu dulu ya semalam ada gangguan jaringan tegangan menengah yang berdampak lebih meluas, disebabkan pohon tumbang di Air Belo dan di depan Waduk Unmet, jadi kami prioritaskan terlebih dahulu agar tidak ada padam,” ujar Yanuar. ( SK )

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed