oleh

Antisipasi Covid-19, Gubernur Babel Lakukan Sosialisasi ke THM Dan Warkop

PANGKALPINANG — Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan, lakukan sosialisasi ke Tempat – tempat Hiburan Malam di Kota Beribu Senyuman. Senin, (24/03/2020) malam.

Dalam hal tersebut, Erzaldi berharap jika ini dapat terealisasi dengan baik, maka akan lebih mudah lagi mensosialisasikan hal ini ketempat – tempat cafe yang lebih terbuka.

“Tentunya jika kita berhasil yang di club-club ini. Harapan kita, masyarakat lebih mendorong untuk yang lainnya. Lebih sulit ini ketimbang teman – teman yang di jalan baru Kota Pangkalpinang. Karena disana kan kita lebih sering mencapai untuk daerah tersebut. Kalau ini kan jauh sekali,” ungkap Erzaldi.

Dijelaskannya bahwa Ia menginstruksikan untuk membatasi jam malam ini semata – mata untuk memberikan ruang kepada masyarakat untuk lebih mengerti. Karena lebih seringnya melakukan pertemuan itu lebih cenderung akan terpapar terhadap virus covid – 19 ini.

“Pembatasan jam malam ini tidak semata – mata kita hanya membatasi saja, tetapi kita berkeinginan masyarakat lebih baik untuk tetap dirumah serta mengurangi keluar rumah,” jelas Erzaldi.

Dalam menanggapi banyak nya anak – anak muda milenial yang ngumpul di sejumlah cafe atau warung kopi, Gubernur Babel ini akan terus memberikan himbauan kepada pemilik usaha untuk menutup usaha nya pada pukul 20.00 Wib.

“Insya Allah, kita tiap hari nanti terus berjalan. Kita akan terus memberikan penjelasan kepada pemilik cafe untuk segera menutup pada jam 8 malam,” ucapnya.

Selain itu, Kepala Kepolisian Daerah Provinsi Bangka Belitung, Anang Syarif Hidayat, menambahkan bahwa yang dilarang bukan hanya cafe, tempat – tempat keramaian kegiatan keagamaan budaya, termasuk unjuk rasa.

“Untuk unjuk rasa pun kita larang, akan kita bubarkan, karena itu bentuk kerumunan untuk penyebaran virus covid – 19 ini,” ucap Anang.

Lanjutnya, jika ada yang melanggar akan dikenakan sanksi sesuai undang – undang yang berlaku.

“Ya akan ada sanksi nya, karena kita tidak akan mengeluarkan izin. Seperti apa sanksi nya, nanti kita akan lihat undang – undangnya seperti apa pendapatnya itu terkait undang – undang nomor 9,” jelas Kapolda Babel ini.

Kegiatan tersebut selain dari Gubernur Babel dan Kapolda Babel juga bekerja sama dengan Pemerintah Kota Pangkalpinang, serta diikuti seluruh Forkopimda. (Iqbal)

Komentar

Tinggalkan Balasan