HEADLINEKABAR DPRD

Arahan Jawarno Saat Koordinasi Dengan BPBD Kabupaten Bangka

×

Arahan Jawarno Saat Koordinasi Dengan BPBD Kabupaten Bangka

Sebarkan artikel ini

BANGKA — Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berkoordinasi dengan Badan Penanggulan Bencana Daerah Kabupaten Bangka, Jum’at (8/10), dalam rangka meningkatkan profesionalitas kerja mitigasi bencana di daerah.

Ketua Komisi IV, Jawarno, menekankan kerjasama yang baik antara lembaga legislatif dengan eksekutif. Untuk itu, pihak DPRD selalu berkoordinasi dengan OPD, yang dinilai terlibat langsung dalam penanggulan bencana baik alam dan non alam beresiko tinggi.

“Termasuk keberadaan personilia dalam OPD atau instansi BPBD. Kalau pun dipandang perlu BPBD menerima tenaga honorer, supaya ada keseimbangan antara kinerja dengan jumlah personil, sehingga kedepan tidak ada lagi terkendala SDM,” tutur Jawarno.

Jawarno juga mengingatkan, kondisi geografis Kabupaten Bangka berbeda dengan Kota Pangkalpinang. Dimana skup kerja Kabupaten Bangka lebih luas. Untuk itu, penambahan personil BPBD perlu dipertimbangkan, sebagaimana yang telah direkrut oleh Pemprov Babel.

“Ajukan anggaran kepada TAPD eksekutif, kita mohon mesti ada keseimbangan supaya terkendali, Bangka ini tidak sama dengan pangkalpinang. Kalau tidak dibentuk tim kita kewalahan, memang sejatinya kita tidak berharap bencana datang, tapi ini bentuk kesiapsiagaan kita,” bebrnya.

Kepala Pelaksana harian BDBD Kabupaten Bangka, Mohd Nursi menyatakan, penambahan personil dalam organisasi ini merupakan skala prioritas, menimbang sejauh ini pihaknya telah memiliki 12 PNS dan 30 tenaga honorer.

Berikutnya, ia mengklasifikasi bencana alam yang sering terjadi di Kabupaten Bangka. Di antaranya puting beliung saat musim hujan, banjir, dan kebakaran.

Sehingga, menurutnya penting BPBD segera membentuk Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana.

“Meningat wilayah Bangka ini luas, maka sebenarnya PUSDALOPB BPBD harus dibentuk. Kita sudah bisa merencakan, tapi anggaran sedang recofusing, sehingga belum maksimal, karena di dalamnya juga perlu peralatan. Mudah – mudahan tahun 2022 segera terbentuk,” harapnya. (*)

Sumber : Publikasi Setwan

READ  DPRD Babel Datangi Kemendikbud, Ini Yang Dikoordinasikan