BANGKA BARATHEADLINE

ASN Harus Kuasai Teknologi

×

ASN Harus Kuasai Teknologi

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT — Kepala Kejaksaan Negeri, Helena Octavianne dan Kasubbagbin Kejari Bangka Barat, Desemanto beserta para CPNS dan PHL-nya mengikuti Webinar Kegiatan Literasi Digital 2021, di Digital Room Kejari Bangka Barat, Kamis ( 15/7 ).

Kegiatan bertema “ Tantangan Inovasi Pemerintah Daerah di Era Digital” ini diselenggarakan oleh PT. Permata Cendekia Indonesia.

Helena Octavianne mengatakan, webinar tersebut termasuk dalam program Jaksa Peduli Literasi dan dilaksanakan sebagai upaya Kejaksaan Negeri Bangka Barat untuk meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani pada tahun 2021 ini.

Helena memaparkan, menurut para pakar pendidikan, ada tiga literasi yang dibutuhkan di era sekarang ini yaitu, literasi data, literasi teknologi dan literasi manusia.

” Literasi data adalah kemampuan membaca, menganalisa, dan menggunakan data di dunia digital, serta kemampuan mengelola aliran data dalam jumlah besar dalam volume, kecepatan, serta jenis dan variasinya,” kata Helena.

Literasi teknologi terkait dengan cara kerja mesin dan aplikasi teknologi, serta penyiapan infrastruktur dan teknologi utama Industri 4.0, seperti internet of things, artificial intelligence, cloud computing, sistem sensor, otomasi dan lain – lain.

Sedangkan literasi manusia jelas Helena, adalah kemampuan memanusiakan manusia, agar manusia dapat berfungsi di lingkungan manusia pada era digital, melalui kemampuan komunikasi, bekerja sama dan kompetensi lainnya.

” Meskipun saat ini Indonesia sedang menghadapi pandemi Covid-19, namun ternyata hal tersebut dapat mempercepat birokrasi untuk lebih siap menyongsong gelombang revolusi industri 4.0,” ujarnya.

Karena itu perlu dilakukan peningkatan kompetensi digital atau kompetensi 4.0 ASN, sehingga para Aparatur Sipil Negara itu mampu beradaptasi lebih cepat lagi memanfaatkan teknologi digital dalam menjalankan berbagai fungsi dan tugasnya.

Helena berharap di era digitalisasi dan di tengah pandemi Covid-19 saat ini, pemanfaatan teknologi informasi serta inovasi dalam era revolusi industri 4.0 bisa menghadirkan perubahan produk dan layanan baru yang meningkatkan efisiensi.

” Selain itu kehadiran generasi milenial yang familiar dengan teknologi informasi, diharapkan dapat membawa dampak perubahan dalam suasana kerja, karena dengan memiliki kompetensi Sumber Daya Manusia yang baik dapat menjadi penopang utama kesuksesan di era digitalisasi,” paparnya.

” Sehingga diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada publik untuk tidak berbelit – belit dengan cara memangkas birokrasi yang ada secara sederhana,” imbuh Helena. ( SK )