oleh

Babinsa Koramil Kayen Pantau Banjir

PATI — Babinsa Koramil 04/Kayen jajaran Kodim 0718/Pati, Serka Slamet Riyadi, bersama warga memantau sejumlah titik yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Kayen, Senin( 28/01). Diantaranya Desa Sumbersari, Desa Kayen, Desa Slungkep, Desa Srikaton, Desa Jatiroto, Desa Talun, Desa Pasuruhan dan Trimulyo. Bahkan di Desa Srikaton Dukuh Popoh, ketinggian air sudah mencapai lutut orang dewasa, antara 30 s/d 70 cm.

Dampak Setiap Musim Hujan tiba yang terus menerus mengguyur dari malam kemarin sampai hari ini beberapa wilayah Kecamatan Kayen ini terkena banjir dikarenakan kondisi daerah yang sedikit rendah dan apalagi daerah ini sering menjadi langganan banjir.

Arifudin, salah satu warga Desa Srikaton yang menjadi korban banjir mengatakan, memang sudah menjadi langganan karena saat ini gunung telah gundul, tidak ada hutan seperti dulu. Makanya daerah Kayen dalam pantauan serius karena rawan banjir, terutama desa – desa yang di lewati aliran air sungai dari gunung Kendeng, puncak gunung sekarang telah beralih fungsi, karena menjadi lahan jagung yang ditanam warga. Tanaman tersebut tak mampu menahan air hujan, sehingga banjir lumpur tak terelakkan ketika hujan deras mengguyur belakangan ini.

“Sementara itu kami mengharapkan ada solusi dari pemerintah daerah untuk daerah-daerah yang rawan banjir sehingga setiap musim hujan tiba tidak kebanjiran lagi” harapnya.

Serka Slamet Riyadi menambahkan, dari pantauannya sebagai Babinsa yang selalu siap membantu dan mengevakuasi warganya, sekarang ini jalur Kayen – Pati, seperti Desa Jatiroto juga terendam banjir, sehingga mengakibatkan beberapa kendaraan harus putar balik, dikarenakan tidak mau kendaraan mereka mogok terkena air.

Banjir juga mengenangi depan pintu masuk RSUD Kayen, dengan ketinggian air mencapai 50 s/d 100 cm. Akibatnya sejumlah pengendara roda dua khususnya, terpaksa harus menunggu hingga banjir surut.

“Hujan yang cukup deras dan angin kencang, mengakibatkan putusnya jaringan PLN di Dukuh Malangan Desa Trimulyo terputus, diharapkan warga harus ekstra hati – hati dalam melintasi jalan apalagi malam hari,” jelas Babinsa. (Narto / Pendim Pati)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed