HEADLINERAGAM

Bahas Budidaya Udang, CV KHJ Undang DKP Babel

×

Bahas Budidaya Udang, CV KHJ Undang DKP Babel

Sebarkan artikel ini

BANGKA SELATAN — Dalam rangka kegiatan usaha budidaya udang vaname, CV Kasih Hati Jupri yang memiliki tambak udang vaname di Dusun Sungai Gusung, Desa Rias, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, mengundang Dinas Kelauatan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (16/6/21).

Kepala Seksi Pengelolaan Kawasan Budidaya Perikanan DKP Bangka Belitung, Surati mengatakan, kunjungannya ke tambak udang vaname, CV Kasih Hati Jupri di Dusun Sungai Gusung, untuk memenuhi undangan permintaan pembinaan dan pengawasan terhadap usaha tambak udang pimpinan perusahaan ini.

“Tadi telah kami lakukan pembinaan dengan memberikan penjelasan apa-apa yang harus dilengkapi usaha budidaya udang vaname. Pembudidaya itu harus memenuhi syarat, salah satunya harus sesuai dengan RTRW, izin pemanfaatan air lautnya, izin lingkunganya dengan dampak-dampaknya izin itu seperti apa, dengan masyarakat juga bagaimana dan izin usahanya sudah sesuai atau belum,” ujar Surati.

Menurut dia, masalah lahan CV Kasih Hati Jupri untuk tambak udang vaname tidak ada masalah, begitu juga untuk pemanfaatnya sudah ada rekomendasi dari Kabupaten, tinggal mengurus izin untuk pemanfaatan air laut, izin lingkunganya dan itu sudah dalam di proses.

“Tetapi memang LP belum dan kalau sudah itu clear dan ini proses masih berjalan karna usahanya sudah ada dan izin itu sekarang secara online dan dipermudah. Dengan sudah terpenuhnya izin usaha tersebut maka usaha budidaya ini akan berjalan dengan baik,” ungkapnya didampingi Hermanto dari Bidang Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan DKP Babel

Dengan adanya undangan dari pemilik CV Kasih Hati Jupri, Surati berharap kepada masyarakat Bangka Belitung, khususnya Bangka Selatan untuk bisa menumbuhkan pembudidaya-pembudidaya yang lain. Jangan hanya dilakukan oleh pengusaha besar atau pemodal besar.

“Karena usaha budidaya udang ini adalah komunditas unggalan dan Provinsi Bangka Belitung adalah salah satu Provinsi yang diandalkan untuk budidaya udang vaname. Intinya yang penting clear dulu lahanya, clear pemanfaatnya,” pungkas Surati.

Terpisah, Haji Jufri sebagai pimpinan perusahaan menyatakan kepuasannya atas kehadiran Dinas Kelauatan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terkait tempat perijinan usahanya berproses.

Lain waktu, pihaknya juga akan mengundang permintaan pembinaan dari instansi Pemkab Bangka Selatan, teritama yg berkaitan dengan usaha tambak udang vaname ini.

“Kami sangat berterimakasih atas kehadiran pihak instansi terkait Kepada Dinas Kelautan Perikanan Propinsi, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Propinsi serta PTSP, penjelasan perijinan dan pembinaan teknis yang disampaikan telah menambah pengetahuan kami,” katanya.

Hadir pula dalam undangan tersebut, Kepala UPTD KPHP LHK Muntai Palas Unit V Fahrorozi, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Propinsi Bangka Belitung, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kepulauan Bangka Belitung. (Yusuf)