BANGKA SELATANHEADLINE

Bangganya Kades Irat, Dua Warganya Jadi Polisi Dari Jalur Ini

×

Bangganya Kades Irat, Dua Warganya Jadi Polisi Dari Jalur Ini

Sebarkan artikel ini

BANGKA SELATAN — Kepala Desa Irat, Bahrul Mazi mengungkapkan, pembangunan GOR di Desa yang dipimpinnya, menjadi bukti kepedulian Pemprov Babel kepada masyarakat Desa Irat, khususnya di bidang olahraga.

Bahrul menilai, dibangunnya GOR di Desa Irat sudah tepat, mengingat sudah banyak atlet voli Desa Irat yang menorehkan prestasi di kancah nasional.

“Tahun ini, ada 2 atlet kita yang diterima pada Institusi Kepolisian melalui jalur atlet berprestasi,” ungkapnya dihadapan Gubernur Erzaldi Rosman, Jumat (27/8).

Oleh karena itu, Ia berharap dengan dibangunnya GOR ini, akan memotivasi para atlet untuk lebih maksimal lagi dalam berlatih.

“Semoga pembangunan ini berjalan lancar sehingga dapat melahirkan atlet-atlet potensial yang membanggakan Babel ke depan,” harapnya.

Dikabarkan sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membangun Gedung Olehraga baru di Desa Irat, Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan.

Pembangunan GOR baru ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, Jumat (27/8).

Fasilitas yang dimiliki GOR Desa Irat ini tidak main-main. Di lahan seluas sekitar 25 x 30 meter tersebut, nantinya terdapat lapangan multifungsi untuk voli, bulu tangkis, dan futsal.

“Atlet voli kita banyak dari Bangka Selatan, khususnya Desa Irat, jadikanlah gor ini sebagai tempat melahirkan bibit atlet potensial,” jelas Gubernur dalam sambutannya.

Guna mendukung hal itu, orang nomor satu di Babel itu akan rutin menyelenggarakan pertandingan voli setiap tahunnya di Desa Irat.

“Insya Allah setiap tahun di Desa Irat akan diselenggarakan Kejuaraan Bola Voli Gubernur Cup ataupun Erzaldi Cup,” ungkapnya yang disambut riuh tepuk tangan masyarakat yang hadir.

Dengan pembinaan dan rutin mengikuti kejuaraan, ia meyakini atlet voli di Bangka Selatan semakin maju dan berkualitas.

Selain itu, gubernur berpesan kepada perangkat desa untuk mengelola GOR ini setelah selesai dibangun.

“Harus selalu dijaga dan dirawat GOR ini agar tidak dipakai oknum yang tidak bertanggung jawab sebagai lokasi yang bukan untuk peruntukannya,” bebernya.

Kepada pihak kontraktor, Gubernur mewanti-wanti agar percepat pengerjaan, karena sudah memasuki musim penghujan.

“Dalam September-Oktober ini harus bekerja siang malam, karena sudah masuk musim hujan,” ujarnya. (*)


Sumber : Dinas Kominfo