oleh

Bangka Belitung Miniatur Indonesia

BANGKA — Perayaan 74 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di Lingkungan Nelayan 2 Sungailiat, resmi ditutup pada Sabtu (31/08/2019) malam.

Ketua Panitia, Ridwan, S,PKP dalam laporannya mengajak semua masyarakat untuk mengembalikan kearifan lokal, dan jangan melupakan sejarah.

“Semua kegiatan di sini, kita kembalikan kearifan lokalnya. China maju karena sejarahnya. China maju karena budayanya. Negara-negara yang maju karena sejarahnya. Jangan lupakan sejarah! Mari kita kembalikan kearifan lokal suku kita, untuk bergabung bersama menjadj miniatur Indonesia di Kepulauan Bangka Belitung,” kata dia.

Ridwan menyatakan, Provinsi Bangka Belitung adalah miniaturnya Indonesia. Berbagai macam suku bangsa dan bahasa, bergabung di sini. Ada isu apapun diluar sana, tidak berpengaruh di Bangka Belitung.

“Kegiatan ini merupakan hasil swadaya masyarakat kita. Kita nekad melaksanakan kegiatan ini, untuk meningkatkan semangat adik-adik kita, untuk membangkitkan budaya kearifan lokal suku kita. Mari kita bergabung bersama dalam rentetan ke-Bhinneka-an yang ada di Kabupaten Bangka ini,” tuturnya.

Ridwan berharap, semoga kegiatan seperti ini, yang akan datang di adakan lebih besar lagi. Dia juga ingin ada tugu “Ayam Jantan Dari Timur” yang dibangun di persimpangan Nelayan 2, dekat lokasi acara.

“Terima kasih atas dukungan semua pihak dan rekan-rekan media. Tanpa media, kita tidak akan besar seperti ini. Tanpa rekan-rekan media, kita tidak ada apa-apanya. Sebesar apapun acara yang kita lakukan tanpa publikasi media, kita tidak ada apa-apanya,” demikian Ridwan.

Nampak hadir Bupati Bangka, Kapolres Bangka, Waka Polres Bangka, Danramil Sungailiat, Kepala OPD, Direktur PDAM Tirta Bangka, Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan masyarakat setempat yang memadati lokasi acara. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed