oleh

Bangka Tengah Dapat Alokasi 2 Embung

BANGKA TENGAH — Bupati Kabupaten Bangka Tengah Algafri Rahman, meresmikan embung pertanian di Desa Cambai Selatan, Kecamatan Namang, untuk menampung air khususnya di musim kemarau, Jumat (5/8/2022).

Peresmian embung pertanian di lahan Kelompok Tani Subur Lestari juga dibarengi dengan penyerahan pupuk demplot dari PT. Petrokimua Gresik Tahun 2022 untuk 22 Kelompok Tani di Bangka Tengah.

Algafry Rahman mengungkapkan, pembangunan pertanian merupakan perwujudan komitmen pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam mendukung sektor pertanian di Bangka Tengah, salah satunya dengan menyediakan sarana dan prasarana pertanian guna mendukung petani melaksanakan usaha taninya.

Embung pertanian yang kita resmikan hari ini merupakan bagian dari kegiatan pengelolaan air irigasi untuk pertanian, yang dibangun bersumber dari dana Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2022,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk tahun 2022 ini, Bangka Tengah mendapatkan alokasi sebanyak 2 unit embung, yang salah satunya dibangun di Kelompok Tani Karya Gemilang, Desa Lubuk Pabrik, Kecamatan Lubuk Besar.

“Kegiatan ini dilaksanakan secara swakelola oleh kelompok tani, sehingga diharapkan multiplier effect dari kegiatan tersebut dapat dirasakan oleh kelompok tani maupun masyarakat di sekitarnya,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Bangka Tengah, Sajidin, mengatakan selain melakukan peresmian embung pertanian, pihaknya juga turut bekerja sama dengan Dinas Perikanan dengan menebar benih ikan nila di embung tersebut.

“Ini merupakan bantuan dari Dinas Perikanan, sebagai salah satu inovasi yang menggabungkan antara sektor pertanian dan sektor perikanan, dengan harapan dapat menambah pundi-pundi pendapatan petani,” terangnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan tahun 2022 ini pihaknya mendapatkan bantuan embung pertanian sebanyak 2 buah, yaitu di lahan Kelompok Tani Subur Lestari, Cambai Selatan dan Kelompok Tani Karya Gemilang, Lubuk Pabrik.

“Dana pembangunan embung ini berasal dari APBN dengan biaya satu embung senilai Rp120 juta dan semoga dari pembangunan embung ini dapat membantu petani Bangka Tengah dan juga bermanfaat bagi petani dan juga masyarakat,” imbuhnya. (Dika)