HEADLINE

Begini Modus Penipu Yang Catut Nama Bupati

×

Begini Modus Penipu Yang Catut Nama Bupati

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT — Untuk lebih meyakinkan korbannya, penipu yang mengaku sebagai Bupati Bangka Barat mengirimkan bukti transfer uang sebesar Rp. 12.500.000 kepada pengurus Musholla Al – Furqon via WhatsApp.

Namun pada chat selanjutnya, ia minta pengurus musholla di Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat itu untuk menyerahkan juga uang yang telah ditransfer kepada Panti Asuhan Al – Amin.

” Alhamdulillah sudah ditransfer pak, semoga berkah dan bermanfaat.
Ini saya titip kepada bapak, nanti tolong sampaikan ke panti asuhan al amin biar sama – sama terbantu,” tulisnya di pesan WhatsApp.

Menurut ajudan Bupati Bangka Barat, Fajrin, modus yang dilakukan sang penipu, ia berpura – pura telah mentransfer uang sebesar Rp. 12.500.000 lengkap dengan bukti transfernya kepada pengurus musholla.

Namun, uang tersebut tidak sepenuhnya untuk musholla, tapi dibagi dengan seseorang, diduga pengurus panti asuhan yang disebut dalam chat-nya. Nantinya pengurus musholla akan diberikan nomor handphone orang yang dituju.

” Dia pura – pura mentransfer, ada bukti transfernya, padahal itu fiktif. Contohnya dia mentransfer Rp. 12.500.000, tapi 9 juta untuk masjid, sisanya ( Rp. 3.500.000 ) dia nitip untuk orang. Penerima nggak tau siapa, nanti dia ( penipu ) ngasih nomor telepon dan disuruh menghubungi orang itu,” kata Fajrin, Kamis ( 3/3 ).

Selanjutnya si penipu meminta pengurus musholla mengirimkan uang Rp. 3.500.000 itu kepada seseorang yang telah diberikan nomor handphone-nya tersebut. Padahal orang yang dituju sebenarnya sang penipu itu sendiri.

” Nanti balik – balik ke penipu itu lah yang dihubungi. Nanti setelah orang bingung dia bakal bilang sudah lah kirim kesini aja uangnya. Kita kirim duit beneran akhirnya karena kita mengira sudah ditransfer uangnya,” duga Fajrin.

Diberitakan sebelumnya, seorang oknum tidak bertanggung jawab mencatut nama Bupati Bangka Barat, H. Sukirman.

Screenshot atau tangkapan layar pembicaraan penipu tersebut dengan pengurus Musholla Al – Furqon beredar luas, Kamis ( 3/3 ).

Oknum dalam akun WhatsApp dengan nomor 081334696254 itu mengirim pesan kepada pengurus Musholla Al – Furqon dan mengaku bahwa dirinya adalah Bupati Bangka Barat, H. Sukirman.

Orang yang mengaku dirinya H. Sukirman tersebut meminta nomor rekening untuk mengirim sumbangan untuk pembangunan musholla.

” Baik bapak ini saya Sukirman dari Pemkab Bangka Barat. Ini saya ada rizki lebih yang mau saya donasikan untuk pembangunan musholla,” tulis orang yang mengaku H. Sukirman di pesan WhatsApp-nya.

Bahkan orang tersebut meminta pengurus musholla agar mengirimkan juga foto pembangunan musholla dan mengatakan akan mengirimkan donasi berupa uang.

Hal itu pun dibantah ajudan Bupati Bangka Barat, Fajrin. Ia menegaskan, pesan tersebut hoax alias tidak benar. Bahkan nomor yang tertera di pesan tersebut bukan nomor H. Sukirman.

” Nomor itu bukan nomor Bupati,” tegas Fajrin.

Namun karena belum ada yang dirugikan dalam kasus ini, pihak Bupati belum melaporkannya ke polisi.

” Belum dilaporkan karena belum ada yang dirugikan, biar lah dulu, sudah keburu ketahuan,” kata Fajrin.

Senada dengan Fajrin, Bupati, H. Sukirman juga membantah dengan tegas. Ia mengimbau kepada masyarakat agar berhati – hati, apalagi bila mendapat pesan dari orang yang mencatut namanya untuk meminta sesuatu.

” Siapa pun yang menerima pesan yang mengatasnamakan H. Sukirman, dengan meminta minta sesuatu, mengatakan ingin berdonasi dan atau lain sebagainya, kami tegaskan dan pastikan itu bukan saya, itu penipu,” tegas Sukirman. ( SK )