oleh

Belasan Kendaraan Angkutan Terjaring Razia

BANGKA TENGAH — Sejumlah mobil angkutan barang dan angkutan umum yang melintas di ruas Jalan Simpang Katis, Kecamatan Simpangkatis, dihentikan petugas Dinas Perhubungan Kabupten Bangka Tengah, yang menggelar razia bersama Satlantas Polres Bangka Tengah.

Razia ini ditujukan untuk angkutan barang yaitu pick up, truk, mobil box hingga angkutan besar yang melintas di ruas jalan tersebut. Dalam operasi ini petugas memeriksa kelengkapan surat menyurat maupun fisik kendaraan seperti SIM, STNK, pengujian kendaraan bermotor atau KIR dan izin angkutan khusus.

Kabid Perhubungan DISHUB Bangka Tengah, Fani Hendra Saputra mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan Dinas Perhubungan Bangka Tengah, dan Satlantas Polres Bangka Tengah, dalam rangka menertibkan administrasi serta kelengkapan kendaraan khususnya roda empat atau lebih.

“Kita dibantu Satlantas Polres Bateng gelar razia kendaraan roda empat. Banyak kami temukan angkutan barang dan penumpang yang berdomisili di luar Kabupaten Bangka Tengah tidak melengkapi persyaratan angkutan jalan,” ujar Fanj di ruang kerjanya, Jum’at (26/07/2019).

Masih kata Fani, yang menjadi prioritas razia adalah angkutan penumpang dan barang. Sebanyak 18 kendaraan roda empat terjaring petugas, lantaran tidak melengkapi syarat sebagai kendaraan angkutan.

“Ada 18 kendaraan roda empat yang kena razia, karena sebagian kelengkapan berkendaraanya tidak lengkap. Ada yang tidak memiliki SIM, STNK mati, pajak dan habis massa KIR, dan angkutan penumpang yang ber plat hitam,” tuturnya.

Fani menghimbau kepada seluruh pemilik armada angkutan penumpang dan barang, agar melengkapi surat-surat kendaraannya baik KIR dan lainnya, sesuai dengan dengan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan.

“Saya minta kepada para pengusaha untuk melengkapi surat menyurat mobil angkutannya, karena menyangkut dengan keselamatan,” pungkasnya. (Yan)

Komentar

Tinggalkan Balasan