oleh

Belinyu Turun ke Level 3

BANGKA — Camat Belinyu, Syarli Nopriansyah, mengatakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM di Kecamatan Belinyu sudah turun, dari level 4 menjadi level 3.

Hal itu mengacu pada Inmendagri nomor 54 tahun 2021, yang menyatakan PPKM di Kabupaten Bangka resmi turun ke level 3.

Penurunan itu, disampaikan Syarli saat dikonfirmasi via pesan Whatsappnya, Selasa (19/10) siang.

” Alhamdulillah, sudah turun level 3,” tulis Syarli.

Meski begitu, Syarli berharap, tidak ada lagi kenaikan level PPKM ini, harapannya, kata dia, masyarakat bisa meningkatkan partisipasi dalam segi vaksinasi

” Semoga tetap terjaga, nggak naik lagi, dengan harapan pasrtisipasi masyarakat, yang belum vaksin untuk segera vaksin,” harapnya.

Untuk persentase masyarakat Kecamatan Belinyu yang sudah divaksin, Syarli membeberkan, belum 100 persen, namun, kata dia, masih sebagian dari itu.

Sementara, untuk pemberlakuan kartu vaksin kepada pengunjung tempat wisata, Syarli menyebut, aturan itu masih berlaku. Namun, menurutnya, itu bukan menjadi masalah, sebabnya, kata dia, itu adalah program pemerintah sendiri, supaya masyarakat segera melakukan vaksin bagi yang belum melakukan vaksin.

Tujuannya dari itu, lanjut Syarli, guna menciptakan Herdimmunity atau kekebalan kelompok.

” Untuk penunjukkan kartu vaksin ke tempat wisata, kita masih berlaku. Sebetulnya, ini bukan masalah. Ini adalah salah satu program pemerintah, agar masyarakat segera melaksanakan untuk divaksin. Tujuannya kan Herdimmunity, atau kekebalan kelompok. Jadi seluruh Kecamatan Belinyu, bahwa kita sudah divaksin. Tapi sampai saat ini baru 50 persen,” ungkapnya.

Maka dari itu, dia berharap, masyarakat sesegera mungkin untuk divaksin, sebabnya, kata dia, vaksin bukan menjadi syarat utama dalam apapun, termasuk pengurusan berkas maupun berkunjung ke tempat wisata.

” Harapannya, yang belum vaksin, segera divaksin, ini buat kita semua, bukan buat siapa-siapa, bukan buat masuk ke tempat wisata ataupun bukan untuk ngurusin berkas-berkas, tapi buat semuanya, buat kita semua,” ucapnya, tegas.

Dilain pihak, Kapolsek Belinyu, Kompol Noval Desky, saat diwawancaramenyebutkan, penurunan level PPKM ini memang merupakan keputusan Inmendagri. Namun, hal itu, menurutnya, tak lepas dari peran masyarakat dan para stekholder terkait lainnya.

” Intinya gini, penurunan level di Kabupaten Bangka, kan sesuai Inmendagri yang baru, bahwa Kabupaten Bangka Allhamdulillah sudah turun zona, turun level ke level 3. Dari pihak Kepolisian, kami mengucapkan terima kasih khususnya kepada masyarakat dan stekholder terkait, yang mana selama ini kita sudah bersama-sama melakukan segala upaya, baik itu peningkatan kegiatan protokol kesehatan, kemudian kegiatan 3T, kemudian juga vaksinasi yang sudah berdampak ke masyarakat,” ungkap Kompol Noval, di Polsek Belinyu, Selasa siang.

Meski sudah dikategorikan turun level, Kompol Noval meminta kepada masyarakat, untuk tidak terlalu bereuforia menyikapinya, sebab, kata dia, sifat turun naiknya level PPKM itu sangat dinamis. Yang terpenting, lanjut Kompol Noval, adalah kepatuhan dalam menerapkan aturan protokol kesehatan.

” Terus kemudian, pesan kami dari Kepolisian Sektor Belinyu, masyarakat tidak usah euforia ataupun kesenangan yang berlebihan, dalam artian level ini sifatnya dinamis, bisa naik dan bisa turun. Yang penting sekarang, kita tetap menjaga protokol kesehatan. Menjaga jarak, memakai masker, yang belum vaksin segera vaksin. Sehingga nanti mudah-mudahan bisa menurun, dari level 3 ke level 2 dan level 1 bahkan sampai zona hijau,” demikian Kompol Noval. (Randhu)

Komentar

Tinggalkan Balasan