oleh

Belum Kantongin Izin, Tambak Udang Segera Dihentikan

H. Akhmad Mukhsin, SH
Penjabat Sekda Bangka

BANGKA — Bupati Bangka melalui Penjabat Sekretaris Daerah H. Akhmad Muksin mengatakan, bagi investasi budidaya udang tambak bersekala besar, jika belum kantongi izin lengkap sesuai aturan agar segera dihentikan aktivitasnya.

“Ya, kalau tambak udang tersebut belum kantongi izin, segera dihentikan! Dalam waktu dekat kita akan perintahkan Polisi Pamong Peraja untuk turun kelapangan,” ungkap Akhmad Muksin di ruang kerjanya, Rabu (27/3/2019) pagi.

Pejabat tertinggi Aparatur Sipil Negara dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka itu juga menjelaskan, bahwa di pesisir Pantai Rebo itu masuk Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata. Selain usaha yang berkaitan dengan pariwisata, tidak dibenarkan ada investasi lain.

“Rebo itu masuk kawasan ekonomi khusus wisata, jadi tidak boleh ada investasi selain bekaitan dengan objek wisata. Mengenai pemilik tambak udang yang ada di Rebo itu kita himbaukan, agar memenuhi apa yang tertuang dalam anturan,” tukasnya.

Sebelumnya Kepala Satuan Polisi Pamong Peraja Kabupaten Bangka melalui Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Akhmad Suherman mengatakan, pihaknya sudah melakukan monitoring terkait legalitas investasi tambak udang diKabupaten Bangka.

“Terkait legalitas investasi tambak udang kita sudah monitoring, salah satu yakni tambak udang yang ada di seputaran Pantai Rebo, Kecamatan Sungailiat. Disitu nampak jelas pelanggaran peraturan daerah. Izin Mendirikan Bangunan belum mengantongi, tapi bangunan sudah berdiri. Dari sumber yang kita terima, tambak udang tersebut sudah ekspor, sebelumnya Pemerintah Kabupaten Bangka sudah memberi teguran kepada pengelola tambak tersebut,” ungkap Akhmad Suherman di ruang kerjanya, Selasa (26/03/2019)

Masih kata Akhmad Suherman, dari beberapa tambak udang yang belum kantongi izin, yakni masuk kawasan Hutan Lindung Pantai, sebenarnya dilema juga secara Persepsi, ada indikasi penguasaan lahan saja. (AR77)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed