oleh

Bong Ming Ming Ajak Masyarakat Jaga Teluk Kelabat

BANGKA BARAT — Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming, mengajak masyarakat Desa Bakit, Kecamatan Parittiga untuk bersama – sama berjuang menjaga Teluk Kelabat Dalam dari penjarahan penambangan ilegal.

Dia berjanji akan berada di garda terdepan mewujudkan Kelabat Dalam zero tambang.

Selain itu, beberapa kesepakatan juga ia cetuskan saat audiensi antara masyarakat nelayan dan pelaku tambang Desa Bakit bersama Forkopimda di Ruang Rapat OR II, Setda Pemkab Bangka Barat pada Selasa ( 8/6 ) kemarin.

Pertama, dipastikan tidak ada aktivitas tambang di Kelabat Dalam wilayah Bangka Barat, karena itu ilegal.

” Kita jaga dulu wilayah Bangka Barat, jangan ada penambangan, dan saya minta semua ponton yang ada di wilayah Bangka Barat silahkan keluar,” cetus Bong Ming Ming.

Kedua, memperjuangkan wilayah Teluk Kelabat Dalam bersih dari aktivitas penambangan, sehingga tidak terjadi pencemaran laut.

Bong Ming Ming mengatakan, berdasarkan data dari pihak Kelautan dan Perikanan yang meneliti sifat – sifat air, bila air laut tercemar, maka akan mengganggu pernafasan, reproduksi maupun metabolisme biota laut, termasuk plankton.

” Ikan juga seperti itu. Jadi ini yang akan kita jaga. Ini tidak sebanding dengan timah yang terkandung di Kelabat Dalam ini. Apa yang ada di Kelabat Dalam dengan timah yang ada di dalamnya tidak sebanding, tatkala dia rusak, habis Pak,” tukasnya.

Ketiga, Pemda Bangka Barat bersama Forkopimda akan bersurat ke Provinsi Babel, guna membuat kesepakatan bersama bahwa wilayah Teluk Kelabat Dalam adalah zero tambang sesuai dengan amanat Perda RZWP3K.

” RZWP3K ini memang sudah diamanahkan di Undang Undang. Seperti itu, ya kesepakatannya. Sebenarnya semuanya semangatnya sama, ingin Kelabat Dalam ini zero tambang. Cuma mohon maaf, karena kemarin tidak ada tindak lanjut di wilayah Bangka Induk, saya tidak paham karena itu wilayah orang lain,” ungkap Bong Ming Ming. ( SK )

News Feed