oleh

Bupati Bangka Tinjau Tempat Pembuangan Limbah PT BAA

 13 total views

BANGKA — Bupati Bangka, Mulkan, beserta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka, dan didampingi oleh Forkopimda Kabupaten Bangka, meninjau langsung kolam tempat pembuangan limbah Pabrik Tapioka PT BAA yang berlokasi di Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sungailiat, pada Kamis (13/02/2020).

Tiba di tempat tujuan, Bupati Bangka beserta rombongan kemudian langsung menuju kolam tempat pembuangan limbah yang berada di dekat pabrik tersebut.

Dalam kesemptan tersebut, Mulkan mengatakan, ia hanya mau melihat sejauh mana progres dari kesepakatan yang telah di buat beberapa bulan yang lalu

“Kami ingin melihat sejauh mana progres penanganan limbah yang sudah di sepakati beberapa bulan yang lalu. Karena bulan depan akan berkahir kesepakatan yang sudah ditentukan bulan kemarin. Kami melihat sudah mencapai 90 persen melakukan perbaikan,” ungkapnya.

Mulkan berharap, kedepan tidak ada lagi gejolak yang terjadi di tengah masyarakat, terkait dengan limbah yang di keluarkan oleh perusahaan tersebut.

“Kami menginginkan tidak ada lagi kedepan gejolak dari perusahaan ini, dan tidak ada gejolak lagi di tengah masyarakat. Ini menjadi perhatikan kita, karena ubi ini tidak bisa bertahan lama, ini keterbatsan dari pabrik kita ini, karena manfaat penanaman ubi sudah di rasakan masyarakat,” kata dia.

Mulkan menambahkan, kedepan limbah yang ada di pabrik tersebut agar di manfaatkan semaksimal mungkin, seperti untuk pemanfaatan menjadi bio gas.

“Kami menginginkan limbah-limbah yang ada di pabrik ini dimanfaatkan semaksimal mungkin, supaya tidak ada lagi limbah yang tersisa. Kami juga menginginkan agar bagaimana nanti bio gas ini dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga kita, nanti masyarakat yang ada di sekitar kita tidak merasakan lagi antrian dari pembelian gas itu, dengan telah disediakannya bio gas yang dibuat oleh PT BAA ini, karena ini merupakan kesejahteraan masyarakat kita,” bebernya.

Sementara itu, Humas PT BAA, Sulaiman mengatakan, untuk saat ini, apa yang sudah disarankan oleh pihak terkait sudah di laksanakan hampir semuanya.

“Apapun yang sudah disarankan oleh Pemkab Bangka atau dari kementerian, sudah kami lakukan 85 persen, hampir semua sudah kami kerjakan. Dan Bio gas ini seperti yang sudah disarankan oleh Bupati, memang kita butuh waktu untuk mempertimbangkan, dan kami belum tau akan menjalankan atau tidak? Karena teknologi masih mahal sekali,” jelasnya. (Sholihin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed