oleh

Bupati Bateng Lantik 288 Anggota BPD

BANGKA TENGAH — Bupati Bangka Tengah H. Ibnu Saleh secara resmi melantik 288 anggota BPD dari 6 Kecamatan se Kabupaten Bangka Tengah, bertempat di Gedung Serba Guna Bangka Tengah, Senin (06/01/2020).

Dalam pelantikan tersebut nampak hadir Wakil Bupati Yuliyanto Satin, Sekda Sugianto, Kapolres AKBP Slamet Ady Purnomo, Kejari Bangka Tengah Baharuddin, Kepala OPD, para Camat, serta Kades.

“Hari ini kita lantik 288 anggota BPD periode 2020/2025, anggota BPD yang dilantik hari ini manyoritas anggota lama yang masa baktinya sudah habis, diharapkan BPD yang dilantik bisa bersibergi dengan pemerintah desa maupun kabupaten, sehingga bisa memajukan desa dari yang baik menjadi lebih baik lagi, sukses pemerintahan desa adalah sukses bersama – sama antara BPD dan pemerintahan desa, jadi gagalnya penyelenggaraan pemerintah desa adalah gagalnya BPD dan Kades beserta jajaranya, jadi, bukan berarti penyelenggaraan pembangunan di desa itu hanya di laksanakan oleh kades dan perangkatnya saja, tapi harus di dukung oleh BPD,” ujar Bupati Bateng H Ibnu Saleh, usai melaksanakan pelantikan anggota BDP.

Dirinya berpesan kepada anggota seluruh BPD yang baru di lantik, untuk benar – benar menghayati tugas dan fungsinya dalam membantu penyelenggaraan pemerintah desa dapat berjalan dengan lancar.

“Jalankan fungsi dan tugasnya dengan baik membantu pemerintah desa memberikan pelayanan kepada masyarakat, sehingga pembangunan, pelayanan semakin menibgkat dan kesejahteraan masyarakat juga meningkat,” pintanya.

Diharapkan dengan Komposisi yang saat ini BDP terus meningkatkan kinerjanya, yang menurut Ibnu Saleh kinerja BPD sudah semakin baik bila di bandingkan dengan tahun 2018.

“Bila di bandingkan dengan tahun 2018, Alhamdulillah kinerja BPD 2019 sangat baik, mereka berlomba – lomba untuk menyediakan sarana dan prasarana ekonomi di desa masing – masing, dan kita juga akan memberikan Reward berupa penambahan ADD kepada desa yang mengikuti kebijakan pemerintah daerah dalam mensejahterakan masyarakatnya, namun akan kita kurangi atau di alihkan ADDnya bila mana tidak mengikuti kebijakan pemerintah, diharapakan dengan dana desa yang besar bisa mensejahterkaan masyarakat dan meningkatkan pembangunan di daerahnya,” pungkasnya. (Yan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed