oleh

Cegah Penyebaran Covid-19, Tempat Hiburan Malam Diimbau Tutup

BANGKA — Karo Ops Polda Babel, didampingi sejumlah pejabat utama Polda Babel, Kapolres Bangka, Bupati Bangka, dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bangka, menggelar Patroli Dialogis dalam rangka Operasi Kepolisian dengan sandi Aman Nusa II Menumbing Tahun 2020, dengan sasaran sejumlah tempat hiburan malam yang ada di wilayah Kabupaten Bangka.

Operasi Kepolisian Aman Nusa II Menumbing Tahun 2020 untuk bencana non alam, disinergikan dengan Satuan Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bangka. Apel bersama tim gabungan itu digelar di Halaman Mapolres Bangka, Selasa (24/03/2020) malam.

Patroli Dialogis tim gabungan itu dilakukan guna menyampaikan Maklumat Kapolri dan Surat Edaran Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, terkait dengan upaya pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19.

Sasaran tim gabungan di antaranya tempat hiburan malam di Sambung Giri, Kecamatan Merawang, Cafe & Karaoke Dragon, terakhir King Cafe di Kecamatan Sungailiat.

Di Sambung Giri, tidak ditemukan adanya aktivitas hiburan malam. Namun masih ditemukan wanita penghibur yang di rumahkan oleh pemilik wisma.

Kepada pemilik wisma, diberikan imbauan untuk meniadakan kegiatan hiburan apapun, sesuai Maklumat Kapolri dan Surat Edaran Gubernur, apalagi menjelang ibadah puasa Ramadhan mendatang.

Ketua RT Sambung Giri, Wawan, mengatakan jika malam hari ini tempat hiburan malam di Sambung Giri memang tidak beraktivitas, setelah pihaknya menerima edaran dari pemda setempat.

“Malam ini memang tidak buka, baru tadi sore saya terima edarannya,” ungkap Wawan.

Dikatakannya, di Sambung Giri ada sekitar 130 orang pekerja kafe atau wanita penghibur. Karena kafe dilarang untuk dibuka, sementara wanita penghibur itu di rumahkan.

“Kalau ceweknya di sini ada sekitar 130 orang. Sementara tidak buka, jadi di rumahkan aja,” kata dia.

Imbauan serupa juga disampaikan petugas gabungan kepada pengelola Kafe Dragon dan King Kafe. Di kedua tempat hiburan ini juga tidak ditemukan adanya aktivitas, namun sejumlah pekerjanya masih berada di situ.

Karo Ops Polda Babel, Kapolres Bangka, dan Bupati Bangka, juga menyampaikan agar pemilik atau pengelola tempat hiburan malam itu menutup tempatnya, sampai ada informasi lebih lanjut. Hal itu sesuai isi Maklumat Kapolri, instruksi Kapolda Babel, dan Surat Edaran Gubernur Kepulauan Bangka Belitung. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan