BANGKAHEADLINE

Daripada Bentuk Satgas Untuk Berantas Tambang Illegal, Astrada Sarankan Penjabat Gubernur Perjuangkan Ini

×

Daripada Bentuk Satgas Untuk Berantas Tambang Illegal, Astrada Sarankan Penjabat Gubernur Perjuangkan Ini

Sebarkan artikel ini

BANGKA — Pembentukan Satuan Tugas Tambang Timah Ilegal oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Minggu (19/6) memantik reaksi dari berbagai kalangan masyarakat penambang, salah satunya dari Asosiasi Tambang Rakyat Daerah atau Astrada.

Kepada KABARBANGKA.COM, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Astrada Kabupaten Bangka Ratno Daeng Mappiwali mengungkapkan, terbentuknya Satgas untuk memberantas tambang timah ilegal yang diinisiasi oleh Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Ridwan Djamaludin, kini menjadi perhatian organisasinya.

“DPC Astrada Kabupaten Bangka mengapresiasi rencana Penjabat Gubernur untuk membenahi tata kelola pertambangan timah di Bangka Belitung. Namun untuk membenahi tata kelola pertimahan harus melihat semua sisi. Karena di situ ada kepentingan perekonomi masyarakat, dan terbukti Bangka Belitung termasuk salah satu provinsi terbaik dalam pemulihan ekonomi di masa pendemi Covid-19,” ungkap Ratno di Sungailiat, Minggu malam.

Ratno menilai, terbentuknya Satgas untuk memberantas tambang timah illegal, dikhawatirkan akan berdampak dan berpengaruh pada perekonomian masyarakat Bangka Belitung. Selain itu, tambang rakyat akan binasa, serta kalah dengan kartel-kartel besar yang selama ini menguasai pertambangan timah di Bangka Belitung.

“Kami berharap Penjabat Gubernur untuk menimbang dan meninjau ulang pembantukan Satgas untuk memberantas tambang timah ilegal. Lebih baik Penjabat Gubernur memperjuangkan Bangka Belitung masuk di Permen ESDM Nomor 7 Tahun 2020 Tentang Pemberian Wilayah Perizinan dan Pelaporan Pada Usaha Pertambangan Mineral Dan Batubara,” imbuhnya.

Mantan Ketua DPC HNSI Kabupaten Bangka itu juga meminta Penjabat Gubernur melakukan pembinaan terhadap tambang timah rakyat, karena terbukti sektor tambang masih menjadi primadona dalam meningkat taraf perekonomian masyarakat di Bangka Belitung. (Romlan)