oleh

Data Kemiskinan Diduga Kurang Valid, Bupati Perintahkan BPS Turun Langsung

BANGKA TENGAH — Diduga kurang validnya data di lapangan terkait pendataan lapangan pekerjaan, pertambangan, perkebunan, dan kemiskinan yang ada di Kabupaten Bangka Tengah, Bupati Bangka Tengah H. Ibnu Saleh mengajak BPS untuk turun langsung melakukan pendataan.

“Lakukan pendataan dengan baik, agar mendapat data yang akurat. Sehingga, apa yang diprogramkan pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat, bisa berjalan dengan baik. Dan kita tahu apa yang harus diberikan kepada masyarakat? Tidak hanya memperkirakan mencatat data-data ataupun merumus -rumuskan saja,” ujar H. Ibnu Saleh, usai membuka penyusunan produk domestik regional Bruto (PDRB) Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (06/02/20) kemarin, di Gedung Diklat BKPSDM Bangka Tengah.

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini data dengan dilapangan sangat berbeda. Misalnya, data kemiskinan saat ini banyak data kemiskinan yang tidak sesuai dengan harapkn. Apakah data itu sudah sesuai dengan data lapangan? Apakah data itu sudah di verifikasi dan di validasi,?

“Datanya beda dengan data yang ada dilapangan, ada orang yang bisa dikatakan mampu tapi mendapatkan hak yang seharusnya di berikan kepada orang miskin ataupun yang membutuhkan,” tuturnya.

Lebih lanjut lagi, Karena tidak singkronnya data yang diterima dengan data yang dilapangan, dirinya mengajak agar BPS tidak hanya duduk di meja saja, akan tetapi terjun langsung kelapangan untuk mendata.

“Turun langsung ke lapangan, jangan hanya menerima laporan saja, agar data yang di BPS sesuai dengan data yang ada di lapangan. Dengan demikian kitapun lebih mudah dalam mendiskusikan kelemahan-kelemahan yang terjadi saat ini,” terangnya.

Ditambahkannya, untuk Timah saat ini kami bisa menghasilkan sebanyak 2 Ton dalam sebulan.

“Kami siap MoU, untuk mengangkat perekonomian Bangka Tengah,” pungkasnya. (Yan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed