Datang Lewat Mimpi, Depati Amir Minta Plakad Pahlawan Nasional Di Antar Ke Bangka

HEADLINE183 Dilihat

BANGKA — Moctar Bahrain Keturunan ke Lima dari salah satu pahlawan nasional asal pulau Bangka yakni Depati Amir mengatakan melalui mimpi beliau (Depati Amir) berpesan agar Plakad diberikan Pemerintah Pusat yang menetapkan dirinya sebagai pahlawan nasional agar dikembalikan ketanah kelahirannya di Kabupaten Bangka.

Hal tersebut diungkapkan Moctar Bahrain saat memberikan kata sambutan pada acara mandi belimau yang diselenggarakan Yayasan Depati Bahrain Lubuk Bunter, Sabtu (4/5/2109) pagi bertempat di Makam Depati Bahrain Desa Kimak, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka.

“Sekira tanggal 4 Agustus 2018 malam, Saya didatangi Depati Amir melalui mimpi. Dalam mimpi itu beliau berpesan, bukan melangkahi kehendak Allah SWT, Saya akan jadi pahlawan nasional. Kedatangan beliau lewat mimpi itu juga Saya sampaikan pada keluarga yang ada di Nusa Tenggara Timur (NTT), karena Saya juga tinggal di NTT,” kata Moctar Bahrain.

Keturunan ke Lima dari Depati Amir itu mengatakan sekira tanggal 5 November 2018 dari Kementerian Sosial Republik Indonesia menghubunginya untuk berangkat ke Istana Negara dalam rangka penerimaan Plakad Pahlawan Nasional Depati Amir.

“Tanpa Saya sadari setelah Depati Amir mendatangi Saya, ternyata benar, Saya mendapat telepon dari pihak Kementerian Sosial di Jakarta, tepatnya pada tanggal 5 November 2018, untuk mengundang saya selaku keturunan Depati Amir ke istana Presiden dalam rangka penyerahan Plakad Pahlawan Nasional bagi Depati Amir. Saya bilang kalau ini benar minta kode booking pesawat, gak lama kode booking pesawat memang dikirim kepada Saya. Tepatnya tanggal 10 November 2018, berangkat lah Saya ke istana Negara untuk menerima Plakad Pahlawan Nasional tersebut,” jelasnya.

Lanjut Moctar Bahrain setelah menerima Plakad Pahlawan Nasional tersebut lagi – lagi Depati Amir mendatangi lewat mimpi agar Plakad tersebut dikembalikan ke tanah kelahiran di pulau Bangka.

“Setelah saya dari Istana Presiden, Saya kembali ke Kupang membawa tiga Plakad itu. Nah, malam harinya Saya didatangi beliau lagi lewat mimpi, agar semua Plakad tersebut dikembalikan ke Pulau Bangka. Nah, bertepatan HUT Provinsi Bangka Belitung tanggal 21 November 2018, Plakad tersebut Saya serahkan kepada Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Pak Erzaldi,” tuturnya.

Masih kata Moctar Bahrain Depati Amir berpesan kepada para keturunannya, jangan cari nama besar Saya, jangan pernah kumpul harta, carilah ilmu. (AR77)

Tinggalkan Balasan