oleh

Dengan APBD Yang Terbatas, Pemkot Pangkalpinang Akan Berusaha Sejahterakan Masyarakat Kurang Mampu

PANGKALPINANG — Wakil Walikota Pangkalpinang, M. Sofian, mengungkapkan dari 3.000 lebih penerima PKH di Kota Pangkalpinang, untuk sementara hanya 500 Kepala Keluarga yang bisa diasuransikan menggunakan APBD melalui Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

“Mengapa demikian, karena dana APBD Kota Pangkalpinang ini kan terbatas. Kita sebagai Kota Pangkalpinang merupakan perdagangan dan jasa. Kita dak bisa nambang, kita dak bisa berkebun, yang bisanya kita jasa dan perdagangan,” ungkap Sofian, Senin (10/02/2020).

Lanjutnya, dengan keterbatasan APBD, Pemkot Pangkalpinang akan berusaha semaksimal mungkin dalam mensejahterakan masyarakat kurang mampu melalui Asuransi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Dan Jaminan Kematian.

“Namun dengan keterbatasan APBD ini, tentunya kita kembali lagi kepada niat baik Pemerintah Daerah Kota Pangkalpinang dalam rangka memberikan kesejahteraan kepada saudara – saudara kita, yang Masih tergolong kepada keluarga miskin,” ucap Sofian.

Dikatakannya walaupun dengan APBD yang terbatas, Ia bersama Walikota Pangkalpinang akan berusaha mengalokasikan dana ini guna mensejahterakan masyarakat khususnya kepada keluarga yang belum beruntung.

“Jadi Alhamdulillah, untuk di tahun 2020 kita bisa mengalokasikan kepada 200 kepala keluarga,” jelasnya.

Oleh karena itu, untuk kedepan Ia berharap kepada masyarakat khususnya Kota Pangkalpinang untuk terus dapat memberikan dorongan dan dukungan serta doa kepada Pemkot Pangkalpinang agar dapat mengakomodir seluruh masyarakat yang tercatat sebagai penerima PKH di Kota Pangkalpinang. (Iqbal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed