oleh

Dengan Bijak Dan Sabar, Ibnu Saleh Merespon Aspirasi Masyarakat Sarang Mandi

BANGKA TENGAH — Bupati Bangka Tengah DR. Ir. H. Ibnu Saleh, MM menyambangi warga Desa Sarang Mandi, Kecamatan Sungai Selan, Kamis (04/04/2019) malam, dalam acara Ngopi Bareng Bupati.

Pada kesempatan itu H. Ibnu Saleh meminta masyarakat memaksimalkan potensi yang ada di desa. Untuk di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, dikatakannya petani itu perlu pendampingan oleh penyuluh.

“Sektor pertanian, perikanan, dan peternakan, itu perlu pendampingan penyuluh. Karena tanpa ilmu, petani tidak akan bisa maju. Kami juga sudah siapkan laboratorium pupuk, yang Insya Allah tahun 2020 sudah siap, dalam waktu dekat tim ahli akan datang ke Bangka Tengah,” kata H. Ibnu Saleh.

Terkait pembangunan Kantor Desa Sarang Mandi, Dia juga minta siapkan lahan untuk bangun Kantor Desa, karena Kantor Desa Sarang Mandi masih numpang di gedung Sekolah Dasar Negeri 4 Sungai Selan.

“Untuk pembangunan Kantor Desa, tolong Pak Kades siapkan dulu lahannya, minimal seperempat hektar. Jika tidak selesai dalam satu tahun anggaran, dilanjutkan pada tahun berikutnya,” imbuhnya.

Ibnu Saleh juga berpesan kepada seluruh Kades, supaya menganggarkan 2,5 persen dari APBDes untuk kegiatan keagamaan. Di antaranya untuk insentif para ustadz dan ustadzah yang mengajar di TPA dan pengajian.

“Insentif untuk para ustadz dan ustadzah Rp 400.000 per bulan itu masih kecil. Tapi sudah lumayan lah dari sebelumnya, yang cuma Rp 150.000 per bulan. Sadar atau tidak, para guru ustadz dan ustadzah inilah yang mengajar dan mendidik anak – anak kita. Jika ilmu agama anak – anak kita bagus, akhlaknya juga bagus, dan pembangunan juga Insya Allah akan bagus,” tukasnya.

Beragam pertanyaan dan aspirasi disampaikan oleh Perangkat Desa, BPD, dan warga masyarakat Sarang Mandi kepada Bupati Bangka Tengah. Dengan bijak dan sabar, H. Ibnu Saleh merespon semua pertanyaan dan aspirasi yang disampaikan masyarakat setempat kepada dirinya.

Di penghujung acara, masyarakat yang bertanya dan bisa menjawab pertanyaan dari panitia, diberikan hadiah kain sarung.

Usai acara, Bupati Bangka Tengah itu menyempatkan diri melihat kondisi Ulit (43), warga Desa Sarang Mandi penyandang disabilitas yang membutuhkan tambahan modal untuk usaha ekonomi produktif. Saat ini Ulit menggeluti usaha sejenis warung atau toko kelontong. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan