oleh

Dinsos Basel dan PSLU Babel Antar Lansia Sakit Ke Puskesmas

BANGKA SELATAN — Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kabupaten Bangka Selatan melakukan penanganan sosial seorang lansia tidak mampu yang mengalami infeksi kuliy di kedua kakinya, di Toboali pada Kamis (05/09/2019).

Melalui Kepala Seksi, Bidang rehabilitasi, pemberdayaan dan kelembagaan sosial, Sudirman, seizin kepala Dinas Sosial mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dinsos basel untuk menindaklanjuti laporan dari masyarakat adanya lansia yang butuh uluran tangan dari pemerintah.

“Informasi dari masyarakat, bahwa ada lansia yang sedang mengalami sakit, kita langsung menjemput lansia tersebut ke puskesmas toboali untuk dilakukan perawatan” ujarnya didampingi Pendamping Sosial Lanjut Usia Kementerian RI di Toboali.

Foto : Dinsos Basel dan PSLU Babel Bersama Nenek Hasimah dan anaknya yang mengalami Gangguan Jiwa

Sudirman juga menyebutkan, lansia tersebut bernama Hasimah berumur 70 tahun. di hari tuanya, iya juga mengurusi anaknya yang mengalami Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berumur 35 tahun.

“Jadi nenek hasimah mempunyai anak yang mengalami gangguan jiwa semenjak lulus SMA sampai sekarang” ucapnya.

Pendamping Sosial Lanjut Usia dari Kementerian Sosial RI, Ade Imanda mengatakan dinas sosial basel saling berkoordinasi untuk merespon dan penanganan kasus pada lansia yang membutuhkan bantuan khususnya.

“Baik itu respon dan penanganan kasus terkait lansia yang tidak mampu yang mengalami sakit, berhadapan dengan hukum, serta penyaluran bantuan dari dinsos setempat maupun program bansos dari kementerian sosial RI” ucapnya.

Tambahnya, pada kasus saat ini, pihak Dinsos Basel dan Pendamping Lansia akan melakukan assesment untuk di tindak lanjuti dalam penyaluran bantuan untuk nenek Hasimah dan anaknya yang ODGJ.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed