HEADLINEPEMPROV BABEL

Dioperasikan Mulai Rabu Depan, SMK 2 Tanjung Pandan Dijadikan Tempat Isoter

×

Dioperasikan Mulai Rabu Depan, SMK 2 Tanjung Pandan Dijadikan Tempat Isoter

Sebarkan artikel ini

BELITUNG — Menggunakan helikopter milik Baharkam Polri yang BKO di Polda Babel, Gubernur bersama Kapolda Babel juga Danrem 045/Garuda Jaya, terbang ke Pulau Belitung untuk meninjau kesiapan SMK 2 Tanjung Pandan, yang mulai Rabu depan dijadikan tempat isolasi terpadu untuk pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Bupati Belitung, Sahani Saleh, dan Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie.

Setibanya di lokasi, Gubernur langsung mengecek kesiapan ruangan, fasilitas sarana medis, obat-obatan, tenaga medis, tenaga administrasi, hingga manajemen dapur umum.

Sehingga petugas Satgas Covid-19 Tingkat Kabupaten, nantinya dapat segera mengambil langkah melakukan evakuasi masyarakat terkonfirmasi positif Covid-19, untuk dapat segera dilakukan isolasi dan diberikan pengobatan, sehingga dapat mengurangi resiko penularan sejak dini.

“Kami ingin memastikan kesiapan SMK 2 Tanjung Pandan yang akan dijadikan isoter, sehingga ke depan tidak ada lagi isolasi mandiri bagi warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, orang tanpa gejala atau bergejala ringan,” ungkapnya.

Sebab, kata Gubernur, berdasarkan pengalaman sebelumnya, bahwa masyarakat kita dalam menjalani isolasi mandiri di rumah tidak disiplin, sehingga sangat rentan menularkan virus kepada keluarga, orang lain dan menyebabkan laju penularan penyebaran Covid-19 semakin tak terkendali.

Diketahui dari hasil peninjauan ini, tempat isolasi terpadu pada SMK 2 Tanjung Pandan memiliki fasilitas 80 tempat tidur yang terbagi pada 16 ruangan kelas, sehingga setiap kelas maksimal menampung 6 pasien.

“Insya Allah hari Rabu depan, isoter di SMK 2 Tanjung Pandan sudah mulai beroperasi, besok akan dilengkapi fasilitas penunjang seperti kipas angin dan jemuran,” ucapnya.

“Saya kagum juga melihat toiletnya yang representatif dan sangat bersih, ini sangat layak untuk digunakan masyarakat kita melakukan isoter disini,” lanjutnya.

Dengan fasilitas yang representatif, pendampingan pemerintah terhadap pasien, dan jaminan ketersediaan obat-obatan. Gubernur mengimbau kepada masyarakat untuk segera menuju fasilitas isoter, apabila hasil tes laboratorium dinyatakan positif terjangkit Covid-19.

Dalam kesempatan itu juga, Gubernur menerangkan, Pemprov Babel sebelumnya telah mengirimkan 30 oksigen kosentrator untuk Belitung, dan akan ditambah lagi sekitar 25 buah, guna memenuhi pasokan oksigen pada lokasi isoter di tiap Desa. (*)


Sumber : Dinas Kominfo