oleh

Direktorat Polairud Mengamankan Belasan Ribu Botol Miras Ilegal

 14 total views

BANGKA — Tim Opsnal Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Babel bekerja sama dengan Personil Heli Korp Poludara Baharkam Polri telah mengamankan 1 unit kapal cepat TANPA NAMA ( Kapal Hantu ) yang membawa sekitar 12.000 botol miras illegal di antara perairan Sadai, Kabupaten Bangka Selatan dengan perairan Pulau Sumatera.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kepolisian Daerah Provinsi Bangka Belitung, Brigjen Pol Drs, Anang Syarif Hidayat, saat Konferensi Pers di Dermaga Polairud, Air Anyir, Kabupaten Bangka Rabu (05/02/2020).

“Pada hari Selasa tanggal 04 Februari 2020, sekitar pukul 11.15 WIB. Polairud Polda babel berhasil menangkap kapal tanpa nama yang membawa sekitar 1.000 kotak miras berbagai merk. Masing – masing kotak berisi 12 botol, jadi kalau ditotal ada sekitar 12.000 botol miras,” ungkapnya.

Kapolda Babel ini mengatakan, Kapal yang digunakan oleh tersangka dengan menggunakan 7 mesin Kapal dengan kecepatan 60 knot atau sekitar 100Km per jam.

“Kapal yang digunakan tersangka menggunakan 7 mesin kapal dengan kekuatan 300PK per mesin, yang ditotalkan sekitar 2.100PK. Dengan kecepatan Kapal 60 knot sekitar 100Km per jam,” katanya.

Lanjutnya, Ia mengatakan proses pengejaran tersebut berlangsung selama kisaran 10 menit.

“Proses pengejaran berkisar 10 menit sejak dari awal, dan kemudian berhasil dilumpuhkan dengan melakukan penembakan di tiga mesin kapal. Dikarenakan sudah diberi peringatan, mereka tidak mau berhenti,” jelasnya.

Jenderal Bintang Satu ini melanjutkan, bahwa anggotanya dari atas Helikopter melakukan hell jump atau melompat keatas kapal tersebut, untuk melakukan penyergapan terhadap tersangka.

Almamater AKPOL 1988 ini kembali menjelaskan, bahwa dalam penangkapan tersebut berhasil mengamankan sebanyak 8 orang crew / ABK yang berlayar dari Pulau Batam, tanpa dilengkapi Surat Persetujuan Berlayar dengan muatan minuman berakohol berbagai jenis / merk tanpa izin / ilegal (merk chivas, vodka, black label dn lain-lain).

Adapaun Modus Operandi yang dilakukan Pelaku dalam mengangkut minuman berkohol berbagai jenis / merk chivas, vodka, black label dn lain-lain, yang dimuat secara Ship to Ship dari Kapal di perairan OPL Batam dibawa menuju keperairan Lampung.

“Untuk sementara pasal yang dikenakan kepada tersangka, yaitu Pasal 323 Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran, dan Pasal 106 Undang-Undang RI Nomor 7 Tahun 2015 Tentang Perdagangan,” tutupnya. (Iqbal)

Berikut 8 nama – nama crew / ABK yang diamankan dalam penangkapan tersebut :
1. Sdr. NOVRIANTO selaku Nahkoda Kapal Cepat.
2. Sdr. REMI selaku ABK Kapal Cepat
3. Sdr. SYAMSUL YAHYA (saya sendiri) selaku ABK Kapal Cepat.
4. Sdr. DAYAT selaku ABK Kapal Cepat.
5. Sdr. SUPRIONO selaku ABK Kapal Cepat.
6. Sdr. LAIMA selaku ABK Kapal Cepat.
7. Sdr. JEFRI selaku ABK Kapal Cepat.
8. Sdr. WANRES selaku Mekanik Kapal Cepat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed