oleh

Dituding Memaksa oleh Mantan Direktur PDAM TSS, Markus Pertimbangkan Upaya Hukum

BANGKA BARAT — Mantan Bupati Bangka Barat, Markus mengatakan, pihaknya masih mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum terkait pernyataan mantan Direktur PDAM Tirta Sejiran Setason, yang menyebut dirinya memaksa perusahaan daerah tersebut untuk ikut membantu program beasiswa Pemkab Bangka Barat dengan AKP Jababeka.

” Saya juga lagi memikirkan mungkin saya lagi berkoordinasi dengan pengacara, mungkin menempuh jalur hukum, karena saya tidak pernah memaksa. Apa maksud bahasa memaksa itu? Itu kan perlu diluruskan. Bagi kami, kami tidak ada memaksa. Maka kami lagi memikirkan upaya hukum,” kata Markus dalam Konferensi Pers di eks Sekretariat Partai Hanura, Jalan Jenderal Sudirman, Muntok, Sabtu ( 27/3 ) siang.

Menurut Markus, permasalahan kucuran dana CSR untuk program beasiswa anak – anak Bangka Barat kuliah di AKP sudah dirapatkan dengan segenap Kelapa OPD. Dalam rapat tersebut, dirinya tidak pernah memaksa PDAM untuk mengucurkan dana CSR-nya.

” Saya tidak pernah memaksa. Saya minta dia membuktikan karena saksinya banyak dalam rapat itu. Itu dihadiri Pak Rozali, Ibu Ros, ada Pak Rukiman dan lain – lain,” cetus dia. ( SK )

Komentar

Tinggalkan Balasan