oleh

Dua Pasangan Bukan Suami Istri Terciduk Sedang ‘Ngamar’

BANGKA — Dua pasangan yang diduga bukan suami istri sah, terciduk petugas gabungan sedang “ngamar” di salah satu hotel di Sungailiat, pada Minggu Sabtu (26/10/2019) malam.

Pasangan pertama yang terciduk petugas gabungan yaitu RB (36), warga Sungailiat, kedapatan berada dalam kamar hotel bersama pasangannya Rk (25), Desa Belo Laut, Bangka Barat. Saat diinterogasi petugas, Rk tidak punya KTP atau identitas dirinya.

Pasangan kedua yaitu Bj (45), warga Desa Mapur, Kecamatan Riau Silip. Bj terciduk sedang berada dalam kamar bersama Lh (52), warga Desa Air Ruai, Kecamatan Pemali. Lh juga tidak memiliki KTP atau kartu identitas lainnya.

Kapolres Bangka melalui Kabag Ops AKP Faisal Fatsey mengungkapkan, setelah di data, selanjutnya kedua pasangan bukan suami istri sah itu diserahkan kepada Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bangka.

“Di data serta diserahkan ke Satuan Pol PP untuk ditindaklanjuti, karena tadi razia gabungan juga dengan Satuan Pol PP Pemkab Bangka,” ungkapnya.

Dikabarkan sebelumnya, petugas gabungan dari Polres Bangka, Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Bangka, serta unsur TNI, menggelar Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan atau K2YD di wilayah hukum Polres Bangka, pada Sabtu (26/10/2019) malam.

Razia gabungan itu dipimpin oleh Kabag Ops Polres Bangka AKP Faisal Fatsey, bersama Kasat Intelkam, KBO Reskrim, Kanit II Ekonomi Satuan Intelkam, Kanit Patroli Satuan Sabhara.

Razia gabungan itu dibagi menjadi tiga tim, dengan sasaran Hotel Sutos Sungailiat, Penginapan Sederhana Sungailiat, dan eks lokalisasi Sambung Giri di Desa Merawang.

Sasaran pertama razia adalah Hotel Sutos, di Lingkungan Air Anyut, Sungailiat. Di sini ditemukan dua pasangan yang diduga bukan suami istri, dan tidak punya KTP atau identitas diri.

Razia berlanjut ke Penginapan Sederhana, Gudang Hitam, Sungailiat. Di sini tidak ditemukan indikasi pasangan bukan suami istri yang menginap di tempat tersebut, dan tidak ditemukan pelanggaran.

Selanjutnya petugas mendatangi eks lokalisasi Sambung Giri, yang banyak Cafe dan Karaoke. Petugas memeriksa pengunjung dan pekerja Cafe dan Karaoke, namun ditemukan pengunjung membawa sajam dan obat-obatan terlarang (Narkotika).

Petugas melakukan pemeriksaan badan dan barang bawaan, melakukan pendataan bagi yang tidak membawa identitas, serta memberikan himbauan untuk tidak membawa sajam dan obat-obatan terlarang. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed