Efisiensi Waktu Pencoblosan Menjadi Pantauan KPU

HEADLINE120 Dilihat

BANGKA — Ketua Komisi Pemilihan umum Kabupaten Bangka melalui Kepala Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Iman Supiar, mengatakan kegiatan simulasi pencoblosan dan pemungutan suara digelar untuk melihat efisiensi waktu yang digunakan saat proses pencoblosan sampai penghitungan suara.

Hal tersebut diungkapkan Iman Supiar, saat menghadiri proses simulasi pencoblosan dan pemungutan suara Rabu (10/4/2019) pagi di Gedung Sepintu Sedulang Sungailiat.

“Kegiatan simulasi pencoblosan dan pemungutan suara ini kita laksanakan, karena kita ingin melihat efisiensi waktu yang dibutuhkan dari mulai pencoblosan sampai perhitungan suara. Mengingat setiap pemilih akan mencoblos lima surat suara, ditambah lagi pemilih disabilitas yang mungkin tidak secepat pemilih non disabilitas,” kata Dia.

Iman Supiar juga menyampaikan, untuk efisiensi waktu di Tempat Pemungutan Suara, salah satu langkah yang diambil yakni adanya penyederhanaan penyebutan maupun pembacaan, sesuai apa yang harus dilakukan Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara.

“Dalam hal efisiensi waktu terkait proses di Tempat Pemungutan Suara, kita himbaukan kepada KPPS untuk menyerderhanakan pembacaan atau penyebutan, namun tidak berlari pada aturan yang ada,” jelasnya.

Masih kata Iman Supiar, peserta pemilih sebanyak 250 itu terdiri dari perwakilan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara se-Kabupaten Bangka, dan petugas Tempat Pemungutan Suara yang menjadi tempat simulasi itu memang petugas KPPS yang terdaftar di KPU. Diharapkan para KPPS yang menjadi peserta simulasi dapat memahami proses pencoblosan sampai penghitungan suara. (AR77)

Tinggalkan Balasan